Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Dinilai Berhasil Tangani Karhutla, Prabowo Janjikan Jabatan Baru untuk Pangdam dan Kapolda Riau

Dinilai Berhasil Tangani Karhutla, Prabowo Janjikan Jabatan Baru untuk Pangdam dan Kapolda Riau Kredit Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev
Warta Ekonomi, Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto memuji kinerja Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo dan Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan dalam menangani karhutla. Prabowo bahkan meminta Panglima TNI dan Kapolri menyiapkan jabatan baru untuk keduanya sebagai bentuk apresiasi.

"Saya kira ini sesuatu yang baik, mungkin kita catat untuk disampaikan ke daerah-daerah lain cara penanganan ini. Langkah-langkah kegiatan preventif kalian juga cukup bagus," kata Prabowo saat memimpin rapat penanganan karhutla di Posko Aju Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau, Senin (24/8/2026).

Dalam rapat tersebut, Prabowo menanyakan masa tugas Agus dan Herry di Riau. Agus menjawab dirinya telah menjabat sebagai Pangdam selama satu tahun, sedangkan Herry telah bertugas sebagai Kapolda Riau selama lebih dari satu tahun.

"Coba carikan jabatan supaya mereka bisa naik. Ya, selesai dulu. Ya kalau begitu 900 (hektare karhutla) selesai, Panglima TNI, Kapolri," tutur Prabowo.

Prabowo mengatakan apresiasi diberikan berdasarkan hasil kerja yang ditunjukkan jajaran aparat di lapangan. Ia juga menegaskan dirinya akan memberikan kritik apabila menemukan kinerja yang tidak sesuai.

"Saya bukan apa-apa, saya kalau, Anda tahu saya kan... kalau enggak beres aku juga bicaranya juga ketus ya. Tapi kalau bagus saya bicara bagus," ungkapnya.

Berdasarkan data BPBD Riau, karhutla telah membakar 16.277,50 hektare sepanjang Januari hingga Agustus 2026. Dari luas tersebut, sebagian besar titik api telah berhasil dipadamkan dan tersisa sekitar 900 hektare yang masih terbakar.

Baca Juga: Prabowo Perintahkan Uji Coba Tepung Pemadam Karhutla, Singkong Jadi Bahan Baku

Karhutla yang masih berlangsung tersebar di tujuh titik. Lokasinya berada di Kabupaten Pelalawan sebanyak satu titik, Indragiri Hilir dua titik, Indragiri Hulu dua titik, dan Kampar dua titik.

BPBD Riau juga mencatat 10.514 hotspot sepanjang Januari hingga Agustus 2026. Dari jumlah tersebut, sebanyak 521 titik teridentifikasi sebagai firespot.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Christian Andy
Editor: Christian Andy