Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Investor Asing Catat Net Sell Rp125,08 Miliar di Perdagangan Saham hingga Siang Ini

Investor Asing Catat Net Sell Rp125,08 Miliar di Perdagangan Saham hingga Siang Ini Kredit Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso
Warta Ekonomi, Jakarta -

Investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih (net foreign sell) di pasar saham Indonesia sebesar Rp125,08 miliar hingga perdagangan sesi I, Jumat (28/8/2026).

Berdasarkan data Stockbit Sekuritas, total transaksi asing hingga tengah hari ini terdiri dari foreign buy sebesar Rp2,08 triliun dan foreign sell mencapai Rp2,21 triliun. Dengan demikian, posisi transaksi bersih investor asing berada di zona jual sebesar Rp125,08 miliar.

Sejumlah saham menjadi sasaran akumulasi investor asing. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencatat nilai pembelian asing terbesar, yakni Rp358,24 miliar, dengan volume 55,25 juta saham.

Di posisi berikutnya terdapat PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) dengan pembelian asing Rp89,86 miliar, disusul PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) sebesar Rp80,86 miliar. Saham BBRI dan DSSA masing-masing mencatat pembelian asing Rp28,23 miliar dan Rp25,61 miliar.

Sementara itu, dari sisi aksi jual, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menjadi saham yang paling banyak dilepas investor asing dengan nilai Rp134,90 miliar. Volume penjualan saham GOTO tercatat sekitar 2,70 miliar saham.

Baca Juga: Bos BEI Ungkap Alasan Investor Tak Perlu Terlalu Khawatir dengan Aksi Massa

Baca Juga: BEI Resmi Luncurkan Saham Hijau, HERO, KEEN, dan TOBA Masuk Kategori Green Equity

Baca Juga: BEI Delisting 18 Emiten pada November 2026

Saham BUMI menempati posisi kedua dengan nilai jual asing Rp87,85 miliar, diikuti INET sebesar Rp62,62 miliar. Selanjutnya, AMMN dan ISAT masing-masing mencatat net foreign sell sebesar Rp44,86 miliar dan Rp33,93 miliar.

Daftar saham lain yang mencatat tekanan jual asing cukup besar antara lain BRMS Rp33,60 miliar, ASII Rp24,73 miliar, ARCI Rp24,63 miliar, DEWA Rp21,61 miliar, dan EMAS Rp20,17 miliar.

Data tersebut menunjukkan bahwa meski investor asing masih melakukan pembelian dalam jumlah besar pada sejumlah saham unggulan, tekanan jual secara keseluruhan masih lebih dominan hingga perdagangan tengah hari.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Dian Ihsan
Editor: Dian Ihsan

Tag Terkait: