Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

BRIN Gandeng Peraih Nobel Jepang Kembangkan Teknologi Gas Alam Indonesia

BRIN Gandeng Peraih Nobel Jepang Kembangkan Teknologi Gas Alam Indonesia Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memperkuat kolaborasi riset internasional dengan menggandeng peraih Nobel asal Jepang, Susumu Kitagawa. Kerja sama tersebut diarahkan pada pengembangan teknologi Metal Organic Framework (MOF) yang dapat dimanfaatkan untuk pengembangan gas alam di Indonesia.

Kepala BRIN Arif Satria mengatakan, kerja sama dengan Susumu Kitagawa telah diwujudkan melalui pembangunan sister lab di Indonesia. Laboratorium tersebut kini tengah mempersiapkan pengembangan teknologi yang memungkinkan produksi gas alam dengan tekanan lebih rendah.

"Saat ini perlu saya sampaikan juga bahwa BRIN sudah memiliki kerja sama dengan peraih Nobel, yaitu peraih Nobel dari Jepang, Susumu Kitagawa, untuk pengembangan Metal Organic Framework (MOF) yang digunakan untuk gas alam di Indonesia," ujar Arif di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (28/8/2026).

Menurut Arif, sister lab yang dibangun di Indonesia tersebut menjadi bagian dari upaya mengembangkan temuan hasil riset Kitagawa agar dapat diterapkan untuk kebutuhan di dalam negeri.

"Peraih Nobel Jepang ini kemudian membangun sister lab di Indonesia dan sister lab di Indonesia ini sekarang sedang mempersiapkan bagaimana menghasilkan gas alam dengan tekanan yang lebih rendah dengan menggunakan temuan hasil peraih Nobel itu," jelasnya.

Baca Juga: BRIN Uji Efektivitas Tepung untuk Padamkan Kebakaran Hutan Skala Besar

Selain pengembangan teknologi, Arif mengatakan Presiden juga mendorong para peraih Nobel untuk meningkatkan kolaborasi dengan periset dan akademisi di Indonesia.

Lebih lanjut Arif menjelaskan, keterlibatan para ilmuwan peraih Nobel memiliki nilai strategis karena tidak hanya menghasilkan kolaborasi penelitian, tetapi juga dapat memberikan inspirasi dan memperkuat ekosistem talenta riset nasional.

"Bapak Presiden tadi juga menyampaikan kepada para peraih Nobel untuk bisa berkolaborasi dengan periset dan juga akademisi di Indonesia karena sangat penting sekali para peraih Nobel itu memberikan inspirasi kemudian bisa menjadi bagian dari ekosistem penguatan talenta riset di Indonesia," kata Arif.

Arif menambahkan, Presiden berharap kolaborasi antara peraih Nobel dengan peneliti dan akademisi Indonesia dapat segera dilakukan. Menurutnya, percepatan kolaborasi tersebut penting untuk memperkuat kapasitas riset dan inovasi nasional.

"Bapak Presiden juga sangat berharap bahwa kolaborasi ini bisa dilakukan secepatnya," pungkasnya.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Istihanah
Editor: Istihanah