Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Data Desil Tak Sesuai Kondisi Ekonomi? Begini Cara Ajukan Sanggahan ke BPS

Data Desil Tak Sesuai Kondisi Ekonomi? Begini Cara Ajukan Sanggahan ke BPS Kredit Foto: ChatGPT/Al Musthafa Gustar's
Warta Ekonomi, Jakarta -

Badan Pusat Statistik (BPS) RI menjelaskan mekanisme bagi masyarakat yang merasa data desilnya tidak sesuai dengan kondisi ekonomi sebenarnya. Warga dapat mengajukan keberatan melalui fasilitas yang disediakan Kementerian Sosial (Kemensos).

Sekretaris Utama BPS RI Zulkipli mengatakan masyarakat dapat memeriksa data mereka melalui fasilitas Cek Bansos. Jika menemukan ketidaksesuaian, warga dapat mengisi kolom sanggahan pada situs DTSEN BPS atau Cek Bansos Kemensos.

"Kalau kita merasa tidak yakin dengan desil yang kita ada di dalam daftar itu, maka kita bisa mengisi pertanyaan-pertanyaan yang ada di dalamnya," kata Zulkipli di Balai Kota Jakarta, Senin (31/8/2026).

Pengajuan keberatan tersebut akan ditindaklanjuti melalui proses verifikasi data. BPS akan melakukan pembaruan desil secara berkala setiap tiga bulan.

"Sehingga nantinya selama kurun waktu 3 bulan, kita akan dilakukan verifikasi. BPS akan menerbitkan desil yang baru itu setiap 3 bulan," ujarnya.

Zulkipli menegaskan masyarakat tidak diwajibkan datang langsung ke kantor kelurahan untuk menyampaikan keberatan. Pengajuan dapat dilakukan melalui fasilitas yang telah disediakan secara daring.

Baca Juga: Cek Posisi Desil DTSEN Kini Bisa Online Hanya Modal NIK, Ini Caranya

Meski demikian, kantor kelurahan tetap dapat menjadi tempat bagi warga yang membutuhkan bantuan saat mengisi data. Petugas kelurahan dapat membantu masyarakat memahami dan mengisi formulir yang tersedia.

"Kenapa harus datang ke kelurahan? Karena di sana ada fasilitasnya dan kita bisa bertanya dan membantu, pihak kelurahan akan membantu untuk melakukan pengisian dari formulir yang ada di dalam fasilitas yang disediakan itu," imbuhnya.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Christian Andy
Editor: Christian Andy