Kredit Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 72 poin atau 1,09% ke level 6.667,89 pada perdagangan Kamis (3/9/2026).
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG bergerak di zona hijau sejak pembukaan, dengan level terendah 6.614,71 dan tertinggi 6.632,82.
Nilai transaksi saham mencapai sekitar Rp18,64 triliun, dengan volume 40,79 miliar saham dan frekuensi 2,49 juta kali. Sebanyak 402 saham naik, 213 saham turun, dan 180 saham stagnan.
Berdasarkan riset harian Phintraco Sekuritas, IHSG diperkirakan akan bergerak sideways dengan rentang 6.550-6.650 pada perdagangan Kamis (3/9/2026).
Sentimen positif tersebut tercermin dari penguatan bursa saham Amerika Serikat pada perdagangan Rabu (2/9/2026). Indeks Dow Jones Industrial Average naik 0,6%, sementara S&P 500 dan Nasdaq Composite masing-masing menguat sekitar 0,5%. Penguatan terjadi seiring meredanya tekanan pada pasar obligasi serta stabilnya harga minyak.
Phintraco Sekuritas menilai meredanya aksi jual di pasar surat utang negara pada 2 September turut mengurangi tekanan terhadap pasar saham.
"Imbal hasil (yield) US Treasury tenor 10 tahun tercatat turun lebih dari 1 basis poin ke level 4,78%," tulis Phintraco Sekuritas.
Dari pasar tenaga kerja AS, laporan ADP menunjukkan sektor swasta menambah 38 ribu lapangan kerja pada Agustus 2026. Angka tersebut berada di bawah ekspektasi pasar dan menunjukkan perlambatan aktivitas perekrutan.
Sementara itu, pesanan baru barang manufaktur AS atau factory orders meningkat 0,9% secara bulanan (month-to-month/MoM) pada Juli, setelah sebelumnya turun 0,2% pada Juni. Kenaikan terutama didorong oleh lonjakan pesanan pesawat sipil.
Di dalam negeri, pemerintah bersama Komisi XI DPR RI pada 2 September menyepakati asumsi dasar ekonomi makro, sasaran pembangunan, serta indikator pembangunan dalam RAPBN 2027. Kesepakatan tersebut antara lain menetapkan target pertumbuhan ekonomi 6%, inflasi 2,5%, nilai tukar rupiah Rp17.500 per dolar AS, dan suku bunga SBN 10 tahun sebesar 6,9%.
Baca Juga: JP Morgan Pangkas Target IHSG Jadi 7.000, Ini Tantangannya
Baca Juga: IHSG Dibuka Menguat 0,56% ke Level 6.632,83, Didorong oleh 315 Saham
Baca Juga: BEI Minta Penjelasan soal Penggeledahan KPK, Ini Jawaban ADRO
Kesepakatan tersebut menjadi salah satu pijakan pemerintah dalam penyusunan RAPBN 2027. Pemerintah sebelumnya menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 6% pada 2027 dengan dukungan akselerasi investasi.
"Dari komoditas, harga minyak ditutup menguat sekitar 1% pada perdagangan Rabu. Brent tercatat berada di sekitar US$95,63 per barel. Namun, stabilisasi harga minyak dinilai turut membantu meredakan kekhawatiran terhadap tekanan inflasi dan kenaikan yield obligasi," kata Phintraco Sekuritas.
Sementara itu, harga emas spot menguat 1,1% ke level US$4.373 per troy ounce.
Dengan mempertimbangkan perkembangan pasar global dan domestik tersebut, Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG cenderung bergerak terbatas atau sideways pada perdagangan hari ini, dengan area 6.550-6.650.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Dian Ihsan
Editor: Dian Ihsan
Tag Terkait: