Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Avrist General Insurance Catat Premi Rp239 Miliar Semester I-2026

Avrist General Insurance Catat Premi Rp239 Miliar Semester I-2026 Kredit Foto: Azka Elfriza
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Avrist General Insurance membukukan pendapatan premi atau Gross Written Premium (GWP) sebesar Rp239 miliar pada semester I-2026. Bisnis asuransi harta benda atau properti menjadi kontributor terbesar dengan porsi sekitar 45%, disusul asuransi kendaraan bermotor sebesar 41%.

Direktur Utama Avrist General Insurance Dwi Wahyuni mengatakan dua lini tersebut masih mendominasi portofolio premi perusahaan hingga Juni 2026.

“Produk terbesar memang masih di asuransi harta benda atau properti itu sekitar 45%. Kemudian yang kedua itu di asuransi kendaraan bermotor, itu sekitar 41%,” ujar Dwi dalam konferensi pers “Kukuhkan One Avrist Synergy, Avrist Group Perkuat Kolaborasi Empat Entitas untuk Hadirkan Solusi Keuangan Terintegrasi” di WTC 2, Jakarta, Kamis (3/9/2026).

Dengan komposisi tersebut, lini properti menyumbang sekitar Rp107,55 miliar dari total GWP, sedangkan kendaraan bermotor sekitar Rp97,99 miliar. Secara keseluruhan, kedua lini tersebut berkontribusi sekitar 86% terhadap pendapatan premi Avrist General Insurance pada semester I-2026.

Dwi mengatakan perusahaan tetap akan memperkuat bisnis kendaraan bermotor. Namun, Avrist General Insurance juga mulai mendorong diversifikasi portofolio dengan menargetkan pertumbuhan lebih agresif pada lini marine cargo tahun ini.

Selain marine cargo, perusahaan mengembangkan sejumlah lini bisnis lain, seperti engineering, personal accident insurance, dan casualty insurance. Pengembangan produk juga mencakup asuransi keuangan, penggelapan, serta e-travel.

“Itu bisa terdiri dari asuransi keuangan, asuransi penggelapan, dan baru-baru ini, minggu lalu kami me-launching e-travel,” katanya.

Dari sisi kinerja keuangan, Avrist General Insurance membukukan laba setelah pajak sebesar Rp6 miliar per Juni 2026. Total aset perusahaan mencapai Rp906 miliar dengan ekuitas Rp232 miliar.

Sementara itu, tingkat Risk Based Capital (RBC) perusahaan tercatat sebesar 210% pada semester I-2026.

Baca Juga: Sambut KPR 40 Tahun, Avrist Ungkap Jadi Peluang Baru Bisnis Asuransi Jiwa Kredit

Baca Juga: Klaim Asuransi Kesehatan Avrist Membaik, Rasio Turun ke 75%

Di tengah ekspansi bisnis, perusahaan juga menyiapkan langkah untuk memenuhi ketentuan ekuitas minimum sebesar Rp250 miliar pada akhir 2026. Salah satu opsi yang disiapkan adalah penambahan modal dari pemegang saham.

“Komitmen dari pemegang saham itu besar sekali, dari Avrist Life atau Avrist Assurance sudah menyampaikan ke OJK dan saat ini sedang menunggu persetujuan OJK mengenai penambahan modal ke dalam General Insurance Avrist, jadi saat ini sedang dalam proses di OJK,” jelas Dwi.

Penambahan modal tersebut diharapkan dapat memperkuat struktur permodalan perusahaan sekaligus mendukung pengembangan bisnis asuransi umum di tengah upaya diversifikasi portofolio.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Azka Elfriza
Editor: Annisa Nurfitri

Tag Terkait: