Saddil Ramdani Tak Bahagia Jadi Cadangan, Igor Tolic Pilihkan Jalan Keluar
Kredit Foto: Instagram/saddilramdanii
Persib Bandung akhirnya mengungkap alasan Saddil Ramdani bakal meninggalkan klub dengan status pinjaman pada awal musim Super League 2026/2027. Pelatih Persib, Igor Tolic, menyebut keputusan tersebut diambil agar Saddil mendapatkan kesempatan bermain lebih banyak setelah musim lalu minim menit bermain.
Igor mengatakan Saddil memiliki status penting bersama Timnas Indonesia sehingga situasi sebagai pemain cadangan bukan kondisi yang ideal untuk perkembangan kariernya. Karena itu, Persib berusaha mencari solusi yang dinilai bisa memberikan manfaat bagi Saddil sekaligus tetap sesuai dengan kebutuhan tim.
"Dia tidak banyak bermain tahun lalu. Dia punya status di Tim Nasional, dan kita ingin yang terbaik agar dia bisa bermain," ujar Igor di Stadion GBLA, Sabtu (5/9/2026).
Persaingan di lini depan Persib juga menjadi salah satu pertimbangan dalam keputusan tersebut. Igor menyebut Persib memiliki sejumlah pemain yang bisa menjadi pilihan di posisi yang sama, mulai dari Ragnar Oratmangoen, Beckham Putra, Berguinho, Luka Menalo hingga Peralta.
"Karena kita punya Ragnar (Oratmangoen), kita punya Beckham, kita punya Berguinho, kita punya (Luka) Menalo. Kita punya Peralta semua itu pilihan solusi. Dan dia itu tidak bahagia jika hanya duduk di bangku cadangan," beber Tolic.
Menurut Igor, kondisi tersebut bukan hanya berlaku bagi Saddil. Ia pun mengaku tidak akan merasa bahagia jika hanya duduk di bangku cadangan sehingga pemain harus mendapatkan kesempatan untuk menunjukkan kemampuannya di lapangan.
"Saya pun tidak akan bahagia kalau cuma duduk di bangku cadangan. Jadi kita mencoba mencari solusi," jelasnya.
Solusi yang dipilih Persib adalah meminjamkan Saddil ke klub lain yang dinilai mampu memberikan kesempatan bermain lebih banyak. Igor berharap Saddil memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membuktikan bahwa dirinya masih memiliki kualitas yang dibutuhkan di level kompetitif.
"Pergi ke sana, cetak banyak gol, lalu masuk ke tim nasional, dan kembali ke Persib. Tapi sekarang semua tergantung padanya. Jadi, kita doakan yang terbaik untuknya," jelas Igor.
Igor sebelumnya menegaskan Persib ingin memastikan setiap pemain tetap memiliki nilai dan reputasi yang baik ketika mengambil keputusan terkait masa depannya. Menurutnya, klub berusaha mencari jalan terbaik bagi pemain, meski dalam prosesnya tetap diperlukan kompromi dengan kepentingan tim.
"Di awal, pada konferensi pers sebelumnya, saya sudah bilang bahwa kita ingin pemain kita merasa bahagia, nilainya tidak turun, dan memiliki reputasi yang baik, di mana semua orang berpandangan baik tentang mereka. Kita berusaha mencari solusi terbaik," ujar Igor.
Baca Juga: Saddil Ramdani Mendadak Tulis Pesan Perpisahan, Ada Apa dengan Persib?
Karena itu, peminjaman Saddil tidak dimaksudkan sebagai akhir perjalanan pemain berusia 27 tahun tersebut bersama Persib. Igor justru membuka peluang Saddil kembali ke Bandung setelah mendapatkan menit bermain dan mampu menunjukkan performa terbaiknya di klub baru.
Persib juga disebut telah mendapat persetujuan dari jajaran manajemen terkait keputusan tersebut. CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Glenn Sugita, Manajer Persib Umuh Muchtar, dan Sporting Director PT PBB Stanley Bernard telah memberikan restu atas langkah peminjaman Saddil.
Igor pun meminta dukungan terbaik untuk Saddil selama menjalani masa peminjaman. Ia berharap pemain kelahiran Muna, Sulawesi Tenggara, itu bisa menggunakan kesempatan tersebut untuk mengembalikan performanya, memperkuat posisinya di Timnas Indonesia, dan membuka jalan untuk kembali bersaing di Persib.
Keputusan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa Persib tidak ingin Saddil hanya menjadi pelapis di tengah ketatnya persaingan dalam skuad. Saddil kini memiliki kesempatan untuk mendapatkan menit bermain lebih banyak, membuktikan kualitasnya, dan kemudian menentukan apakah dirinya bisa kembali menjadi bagian penting dari Pangeran Biru.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Wahyu Pratama
Tag Terkait: