Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Prabowo di BRICS: Institusi Keuangan Internasional Harus Lebih Berpihak ke Negara Berkembang

Prabowo di BRICS: Institusi Keuangan Internasional Harus Lebih Berpihak ke Negara Berkembang Kredit Foto: Muchlis Jr - BPMI
Warta Ekonomi, Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto menilai institusi keuangan internasional sudah seharusnya melakukan transformasi. Perubahan tersebut diperlukan agar institusi keuangan global lebih tanggap terhadap kebutuhan negara-negara berkembang.

Menurut Prabowo, institusi keuangan internasional harus menyediakan akses yang lebih baik terhadap sumber modal dan sumber daya. Akses tersebut dinilai penting untuk membantu negara-negara berkembang meningkatkan kapasitas hingga menjadi negara maju.

"Institusi keuangan internasional kita juga harus bertransformasi. Institusi-institusi tersebut harus lebih tanggap terhadap kebutuhan negara-negara berkembang," tegas Prabowo dalam pidatonya di BRICS Summit India 2026, dikutip Minggu (13/9/2026).

Selain mendorong transformasi institusi keuangan internasional, Prabowo menilai BRICS harus memperkuat kapasitasnya dalam berkontribusi terhadap ketahanan global. Aliansi ekonomi tersebut juga perlu mampu memobilisasi sumber daya untuk memperkuat kapasitas negara-negara berkembang yang menjadi anggotanya.

"Dengan memobilisasi sumber daya untuk infrastruktur dan pembangunan, kita dapat memperkuat kapasitas Global South untuk membiayai masa depannya sendiri," ujar Prabowo. Menurutnya, penguatan kapasitas pembiayaan menjadi bagian penting bagi negara-negara Global South untuk membangun masa depan secara mandiri.

Baca Juga: Di Forum BRICS, Prabowo Serukan Perlawanan terhadap Senjata Ekonomi

Dalam pidatonya, Prabowo juga menyinggung pepatah lama Indonesia, "Bersatu Kita Teguh, Terpecah Kita Runtuh." Pepatah tersebut, menurut Prabowo, menjadi pesan agar negara-negara berkembang yang beraliansi dengan BRICS menjaga solidaritas.

"Kearifan sederhana ini mencerminkan semangat yang menyatukan negara-negara Global South dari Asia dan Afrika beberapa dekade yang lalu di Bandung," pungkas Prabowo.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Christian Andy
Editor: Christian Andy