Kredit Foto: Istimewa
PT Pollux Hotels Group Tbk kembali mempertahankan peringkat idAAA(cg) atau Triple A dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) untuk Obligasi Terkait Keberlanjutan I Tahun 2025 Seri A dan Seri B.
Peringkat tersebut merupakan level tertinggi dalam pemeringkatan PEFINDO. Predikat ini mencerminkan kemampuan penerbit dalam memenuhi kewajiban keuangan jangka panjang atas efek utang dibandingkan dengan emiten Indonesia lainnya.
Penetapan peringkat berlaku untuk periode pemantauan 7 Juli 2026 hingga 1 Juli 2027. Obligasi Terkait Keberlanjutan I Tahun 2025 yang diterbitkan Pollux Hotels Group memiliki total nilai Rp500 miliar.
Obligasi tersebut terbagi dalam dua seri. Seri A memiliki nilai pokok Rp55 miliar dengan tingkat bunga tetap 5,85% per tahun dan tenor tiga tahun.
Sementara itu, Seri B memiliki nilai pokok Rp445 miliar dengan tingkat bunga tetap 6,25% per tahun dan tenor lima tahun.
Bagi Pollux Hotels Group, dipertahankannya peringkat idAAA menjadi salah satu indikator atas kondisi fundamental dan kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban finansial.
Presiden Direktur Pollux Hotels Group Handojo Koentoro Setyadi mengatakan, peringkat tersebut menjadi pencapaian penting bagi perusahaan sekaligus mencerminkan kepercayaan terhadap fundamental dan kemampuan perusahaan menjaga kinerja.
“Kembali dipertahankannya peringkat idAAA menjadi pencapaian penting bagi Pollux Hotels Group. Bagi kami, peringkat ini mencerminkan kepercayaan terhadap fundamental dan kemampuan perusahaan dalam menjaga kinerja serta memenuhi kewajiban finansial secara konsisten,” ujar Handojo.
Menurut dia, capaian tersebut juga menjadi dorongan bagi perusahaan untuk menjaga kepercayaan para pemangku kepentingan serta menjalankan pertumbuhan perusahaan secara berkelanjutan.
Ke depan, Pollux Hotels Group menyatakan akan menjaga kualitas kinerja dan tata kelola perusahaan. Perseroan juga akan memperkuat strategi pertumbuhan yang berorientasi pada keberlanjutan.
Peringkat idAAA tersebut diharapkan dapat memperkuat kepercayaan pemangku kepentingan sekaligus mendukung langkah perusahaan dalam membangun pertumbuhan jangka panjang di sektor hospitality dan properti.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait: