Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

MIXUE Ungkap Sejumlah Investasi Besar untuk Dorong Pertumbuhan Mitra di Franchise Meet Up Day

MIXUE Ungkap Sejumlah Investasi Besar untuk Dorong Pertumbuhan Mitra di Franchise Meet Up Day Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

MIXUE Indonesia kembali memperkuat komitmennya untuk mendorong pertumbuhan bisnis para mitra melalui rangkaian Franchise Meet Up Day yang digelar di Medan pada Agustus dan Jakarta pada September 2026.

Pertemuan tersebut bukan sekadar menjadi ajang mempertemukan mitra lama dengan calon mitra baru dari berbagai daerah. MIXUE juga memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkenalkan sejumlah investasi strategis yang disiapkan untuk meningkatkan daya saing produk, menekan biaya operasional, sekaligus membuka peluang pertumbuhan omzet bagi jaringan mitranya.

Baca Juga: Industri Halal Catat Rp622 Miliar, tapi Realisasi Bisnis Masih Jadi Tantangan

Antusiasme peserta dalam dua agenda tersebut bahkan berujung pada sejumlah penandatanganan komitmen pembukaan toko pada hari yang sama.

Salah satu investasi yang menjadi perhatian adalah rencana penerapan teknologi cold chain untuk distribusi buah segar. Teknologi tersebut ditargetkan mulai diterapkan pada Desember 2026 dengan melibatkan 12 toko pada tahap awal.

Melalui sistem ini, buah segar yang telah dipanen akan langsung dibekukan sebelum didistribusikan ke Indonesia menggunakan sistem rantai dingin.

Langkah tersebut dirancang untuk menjaga kualitas bahan baku selama proses distribusi. Dengan bahan buah yang lebih terjaga, MIXUE berharap dapat menghadirkan produk olahan buah dengan cita rasa yang lebih segar kepada konsumen.

Yang menarik, peningkatan kualitas bahan baku tersebut tetap diarahkan agar harga produk dapat dipertahankan pada tingkat yang terjangkau.

Strategi itu dinilai dapat menciptakan nilai tambah bagi konsumen sekaligus membuka peluang baru bagi mitra. Produk dengan kualitas dan daya tarik yang lebih kuat diharapkan mampu mendorong frekuensi pembelian dan pada akhirnya meningkatkan potensi penjualan di gerai.

Dengan demikian, investasi pada teknologi rantai dingin tidak hanya berorientasi pada peningkatan kualitas produk, tetapi juga diposisikan sebagai bagian dari strategi pertumbuhan bisnis jaringan mitra MIXUE.

Dorong Mitra Lewat Investasi dan Efisiensi

Rangkaian Franchise Meet Up Day menjadi momentum bagi MIXUE untuk memperlihatkan bahwa pengembangan bisnis tidak hanya dilakukan melalui ekspansi jumlah gerai.

Perusahaan juga berupaya memperkuat fondasi bisnis mitra melalui investasi pada produk, sistem operasional, serta berbagai bentuk dukungan yang dapat membantu gerai berkembang.

Pendekatan tersebut menjadi penting dalam bisnis waralaba karena pertumbuhan jaringan perlu diikuti dengan kemampuan menjaga kualitas produk dan efisiensi operasional.

Melalui teknologi cold chain, MIXUE berupaya menjawab salah satu aspek penting dalam pengelolaan bahan baku, terutama ketika produk berbasis buah segar harus didistribusikan ke berbagai wilayah Indonesia.

Jika implementasi awal pada 12 toko berjalan sesuai target, teknologi tersebut berpotensi menjadi bagian dari pengembangan sistem distribusi MIXUE secara lebih luas.

Ada Benefit hingga Rp350 Juta

Selain investasi teknologi, MIXUE juga menghadirkan program khusus bagi masyarakat yang tertarik membuka usaha melalui kemitraan.

Program tersebut berlaku mulai 1 Agustus hingga 31 Oktober 2026. Dalam program ini, MIXUE menawarkan total benefit dan potensi penghematan hingga Rp350 juta.

Baca Juga: Mixue Punya 2.000 Gerai di Indonesia, Kini Fokus Profit Tiap Toko

Benefit yang diberikan mencakup pembebasan biaya manajemen dan pelatihan, serta sejumlah dukungan operasional dan promosi bagi mitra. MIXUE menyebut program tersebut sebagai paket benefit terbesar yang ditawarkan sepanjang 2026.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Aldi Ginastiar
Editor: Aldi Ginastiar

Tag Terkait: