Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Pengguna Tembus 10 Juta dan Transaksi Kripto Capai Rp171 Triliun, Indodax Raih Ini

Pengguna Tembus 10 Juta dan Transaksi Kripto Capai Rp171 Triliun, Indodax Raih Ini Kredit Foto: Indodax
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Indodax Nasional Indonesia (Indodax) meraih penghargaan Disway Awards 2026 – Trusted & Popular Brand 2026 untuk kategori Crypto Exchange. Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan riset dan survei publik yang diselenggarakan Disway National Network bersama Infovesta Utama.

Penghargaan tersebut diraih di tengah pertumbuhan industri aset kripto nasional. Indodax saat ini telah melayani lebih dari 10 juta member, sementara jumlah akun konsumen aset kripto di Indonesia mencapai 22,93 juta per Juli 2026.

Chief Marketing Officer Indodax Aloysia Dian mengatakan penghargaan tersebut menjadi pengingat bagi perusahaan untuk terus menjaga kepercayaan konsumen melalui peningkatan kualitas layanan, keamanan, inovasi, dan edukasi.

“Penghargaan ini menjadi hal yang berarti bagi kami karena datang dari penilaian publik. Kepercayaan bukan hanya tentang seberapa luas sebuah brand dikenal, tetapi juga bagaimana kami terus menjaga kualitas layanan, keamanan, serta menghadirkan edukasi yang relevan bagi masyarakat,” ujarnya.

Disway Awards 2026 merupakan ajang penghargaan yang menggunakan riset publik dengan melibatkan 20.000 responden berusia 17–60 tahun di 20 kota besar Indonesia. Riset menggunakan metode multistage area random sampling.

Salah satu parameter yang digunakan adalah top of mind awareness, yakni mengukur merek yang pertama kali muncul dalam benak responden ketika kategori produk atau sektor tertentu disebutkan. Berdasarkan metodologi yang dipublikasikan, merek penerima penghargaan memperoleh tingkat keterpilihan publik di atas 70% pada masing-masing kategori.

Pertumbuhan basis pengguna juga berlangsung seiring meningkatnya aktivitas perdagangan aset kripto nasional.

Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam rilis tersebut menunjukkan jumlah akun konsumen aset kripto mencapai 22,93 juta per Juli 2026. Sementara itu, nilai transaksi perdagangan aset kripto sepanjang Januari–Juli 2026 mencapai Rp171,12 triliun.

Kondisi tersebut turut meningkatkan kebutuhan terhadap literasi, keamanan, tata kelola, dan perlindungan konsumen dalam ekosistem aset kripto.

Aloysia mengatakan perkembangan industri perlu diikuti peningkatan pemahaman masyarakat dan kualitas layanan.

“Pertumbuhan industri kripto perlu berjalan beriringan dengan peningkatan literasi dan kualitas layanan. Karena itu, kami ingin terus menghadirkan platform yang semakin mudah diakses, aman, transparan, dan mendukung masyarakat untuk memahami aset kripto secara lebih bijak,” tambahnya.

Untuk mendukung edukasi, Indodax menghadirkan Indodax Academy yang menyediakan materi pembelajaran, kelas, konten digital, serta kolaborasi dengan komunitas dan institusi terkait aset kripto dan teknologi blockchain.

Sepanjang 2026, Indodax juga memperoleh sejumlah penghargaan lain. Pada April, perusahaan meraih dua penghargaan dalam Most Trusted Financial Brand Awards 2026 dari InvestorTrust untuk kategori Platform Pedagang Kripto dan Produk Digital Asset Custodians.

Baca Juga: Transaksi Kripto Capai Rp171,12 Triliun, INDODAX Dorong Ekosistem Lokal Diperkuat

Baca Juga: Bitcoin Sentuh US$87.200, INDODAX Sebut Sentimen Pasar Kripto Makin Optimistis

Pada Juni, Indodax memperoleh dua penghargaan dalam Anugerah Ksatria CFX 2026, yakni Arjuna Awards – Komitmen Literasi & Edukasi serta Bima Awards – Pencapaian Tertinggi dalam Menumbuhkan Pasar Aset Kripto.

Menurut Aloysia, berbagai apresiasi tersebut menjadi momentum bagi perusahaan untuk mempertahankan kepercayaan pengguna sekaligus meningkatkan relevansi layanan seiring perkembangan industri.

“Penghargaan ini kami dedikasikan kepada seluruh member dan komunitas Indodax yang telah tumbuh bersama. Kami berharap apresiasi dan kepercayaan ini dapat terus berlanjut. Ke depan, kami akan terus memperkuat edukasi, inovasi, keamanan, dan tata kelola agar dapat memberikan layanan yang relevan bagi perkembangan ekosistem kripto nasional,” tutupnya.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Annisa Nurfitri
Editor: Annisa Nurfitri