Instruksi Tegas Prabowo ke Dudung Soal Papua: Hentikan Cara Lama, Terapkan Pendekatan Humanis!
Kredit Foto: Istimewa
Presiden Prabowo Subianto meminta penanganan konflik di Papua mengutamakan pendekatan yang dapat merebut hati masyarakat. Arahan tersebut disampaikan kepada Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Dudung Abdurachman.
Dudung mengungkapkan arahan itu saat memberikan keterangan kepada awak media di kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat, Senin. Menurutnya, pendekatan humanis menjadi salah satu cara yang dinilai lebih mudah diterima masyarakat karena tidak mengedepankan kekerasan.
"Saya mendapat arahan dari Bapak Presiden, penanganan itu lebih kepada pendekatan merebut hati rakyat," kata Dudung.
Untuk menjalankan pendekatan tersebut, Dudung mendorong prajurit yang bertugas di Papua agar tidak hanya menjalankan tugas keamanan. Mereka juga diminta berbaur dengan masyarakat serta memahami dan menghormati adat istiadat maupun kebudayaan setempat.
Pendekatan kultural menjadi salah satu metode yang didorong Dudung dalam penanganan konflik. Dengan cara tersebut, kehadiran prajurit diharapkan dapat diterima lebih baik oleh masyarakat Papua.
Dudung menilai pendekatan humanis merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk menangani konflik dengan tidak menjadikan kekerasan sebagai pilihan utama. Artinya, hubungan dan penerimaan masyarakat menjadi salah satu perhatian dalam menjalankan tugas di lapangan.
Baca Juga: Syahganda Masuk Kabinet Prabowo, Pakar Yakin Jokowi Tak Akan Marah
Meski demikian, pendekatan persuasif bukan berarti aparat sepenuhnya mengesampingkan langkah keamanan. Dudung menegaskan tindakan tegas tetap dapat dilakukan apabila terdapat ancaman terhadap keselamatan masyarakat dari kelompok bersenjata tertentu.
"Operasi kekerasan hanya pada sasaran sasaran terpilih saja," papar Dudung.
Dengan demikian, strategi yang disampaikan Dudung mencakup dua pendekatan. Pemerintah mengutamakan cara humanis dan kultural untuk mendekati masyarakat, sementara tindakan tegas disiapkan secara terbatas terhadap sasaran tertentu ketika ancaman keamanan muncul.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Christian Andy
Editor: Christian Andy
Tag Terkait: