Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Prabowo Minta Direksi IWIP Perhatikan Pekerja Indonesia Timur: 'Kerjanya Keras'

Prabowo Minta Direksi IWIP Perhatikan Pekerja Indonesia Timur: 'Kerjanya Keras' Kredit Foto: BPMI
Warta Ekonomi, Halmahera Tengah -

Presiden Prabowo Subianto meminta jajaran direksi Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) dan perusahaan-perusahaan yang beroperasi di kawasan tersebut memperhatikan kebutuhan serta kesejahteraan para pekerja, terutama yang berasal dari Indonesia Timur.

Kepala Negara mengatakan sebagian besar pekerja di kawasan tersebut berasal dari Indonesia Timur. Karena itu, menurutnya, perusahaan perlu memahami kebutuhan para pekerja, termasuk dalam pemenuhan konsumsi selama bekerja.

“Karena saudara-saudara sudah bekerja cukup lama dan karyawan saudara sebagian besar orang Indonesia Timur, pasti saudara memahami bahwa jatah makan karyawan saudara harus lebih banyak dari yang lain,” ujar Prabowo saat memberikan arahan dalam acara Groundbreaking dan Komersialisasi 11 Ekosistem Hilirisasi Nikel serta Ekspor Perdana Baterai Kendaraan Listrik di Kawasan Industri Weda Bay, Halmahera Tengah, Maluku Utara, Kamis (8/10/2026).

Ia kemudian menekankan bahwa pekerja dari Indonesia Timur memiliki etos kerja yang tinggi.

“Tapi orang Indonesia Timur kerjanya keras,” kata Prabowo.

Baca Juga: Di Halmahera, Prabowo Singgung Soal 'Indonesia Gelap'

Selain etos kerja, Prabowo juga menyoroti loyalitas para pekerja. Menurutnya, pekerja dari Indonesia Timur memiliki karakter yang kuat dalam menjaga kesetiaan ketika kepercayaan telah terbangun.

“Dan orang Indonesia Timur itu setia. Kalau hatinya sudah dipegang, dia akan setia sampai mati,” ujar Prabowo.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo di tengah perkembangan investasi dan aktivitas industri di kawasan IWIP. Ia sebelumnya menyebut investasi di kawasan tersebut telah mencapai lebih dari US$20 miliar, dengan rencana pengembangan investasi sekitar US$7 miliar ke depan.

Perkembangan kawasan IWIP juga disebut telah menyerap lebih dari 100 ribu tenaga kerja sejak pengembangannya.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Istihanah
Editor: Istihanah