Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Perkuat Sistem Proteksi Kebakaran, SKIA E&C Dorong Integrasi Teknologi IoT

Perkuat Sistem Proteksi Kebakaran, SKIA E&C Dorong Integrasi Teknologi IoT Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Keselamatan kebakaran di fasilitas industri dan komersial membutuhkan sistem perlindungan yang menyeluruh. Selain peralatan pemadam, pemantauan kondisi fasilitas, deteksi dini, prosedur respons, dan kesiapan personel menjadi faktor penting dalam mengantisipasi risiko kebakaran.

SKIA E&C Pte Ltd Kantor Perwakilan Indonesia menyoroti potensi pemanfaatan teknologi Internet of Things (IoT) untuk mendukung pemantauan sistem keselamatan kebakaran. Teknologi ini memungkinkan perangkat tertentu mengirimkan data dan status operasional melalui jaringan terkoneksi, sehingga informasi mengenai indikasi masalah dapat diteruskan kepada pihak yang bertanggung jawab.

Pendekatan tersebut dinilai relevan bagi berbagai lingkungan operasional, mulai dari fasilitas industri, gudang, bangunan komersial, pusat data, hingga lokasi yang menggunakan sistem penyimpanan energi berbasis baterai. Namun, penerapan teknologi tetap perlu disesuaikan dengan karakteristik risiko dan persyaratan keselamatan setiap fasilitas.

Director SKIA E&C Pte Ltd Kantor Perwakilan Indonesia, Ang Tiat Leong, menekankan bahwa keselamatan kebakaran tidak dapat bergantung pada satu perangkat atau teknologi saja. Deteksi, pemantauan, peralatan proteksi yang sesuai, dan kesiapsiagaan personel perlu menjadi bagian dari satu pendekatan terintegrasi.

Meski demikian, penggunaan IoT tidak menjamin seluruh risiko dapat dihilangkan atau setiap insiden bisa diprediksi. Efektivitasnya bergantung pada desain sistem, kualitas instalasi, pemeliharaan, keandalan komunikasi, serta tindak lanjut ketika peringatan diterima.

Baca Juga: Digitalisasi Bansos Diuji di Bali, 50,52% Keluarga Sudah Terdaftar

Karena itu, pemantauan berbasis IoT perlu melengkapi sistem keselamatan yang lebih luas, bukan menggantikan perangkat proteksi maupun prosedur darurat yang diperlukan.

SKIA E&C juga menekankan pentingnya evaluasi berkala terhadap sistem proteksi kebakaran. Pengelola fasilitas perlu memastikan pembagian tanggung jawab yang jelas, pemeliharaan peralatan secara rutin, serta pelatihan bagi personel yang bertugas memantau dan merespons peringatan.

Melalui pendekatan yang menggabungkan teknologi, peralatan proteksi, dan kesiapan personel, SKIA E&C mendorong penguatan sistem keselamatan kebakaran yang sesuai dengan kebutuhan dan profil risiko setiap fasilitas.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Amry Nur Hidayat
Editor: Amry Nur Hidayat