Kredit Foto: BPMI
Akhirnya ada jawaban pamungkas untuk rentetan polemik panjang yang mempertanyakan rekam jejak akademik Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka. Management Development Institute of Singapore (MDIS) secara resmi memberikan klarifikasi terbuka terkait riwayat pendidikan orang nomor dua di Indonesia.
Dikutip Selasa (13/10/2026) Pihak institusi kampus dengan tegas membenarkan status Gibran. Pernyataan ini krusial menyusul badai isu di mana sejumlah pihak bahkan nekat mengajukan gugatan hukum terkait validitas dokumen pendidikan setara sekolah menengah atas milik Gibran.
Baca Juga: Wacana Pemakzulan Gibran Makin Menggema, Akademisi: Jangan Panik, Ini Wajar dalam Demokrasi!
MDIS membongkar secara detail kronologi studi sang Wapres. Gibran Rakabuming Raka diklaim mereka secara sah tercatat sebagai mahasiswa penuh waktu (full-time student) di institusi tersebut selama tiga tahun beruntun, yakni pada periode 2007 hingga 2010.
Selama menempuh pendidikan intensif di institusi tersebut, ia tidak hanya sekadar duduk di bangku kuliah. Gibran tercatat berhasil menyelesaikan program diploma lanjutan dengan baik, sebelum akhirnya merengkuh gelar bergengsi Sarjana Sains (Honours) diĀ Pemasaran.
Namun, perjalanan akademik politikus muda itu ternyata tidak langsung dimulai di Singapura. Keterangan dari institusi tersebut juga mengonfirmasi riwayat pendidikannya sebelumnya di Benua Kangguru. Diketahui, Gibran sempat menempuh pendidikan di University of Technology Sydney (UTS) Australia.
Di UTS, Gibran dilaporkan mengikuti program persiapan khusus (foundation) yang dirancang untuk memasuki pendidikan tinggi. Ia menjalani program penggemblengan akademik tersebut selama kurang lebih tiga tahun sebelum akhirnya memutuskan kembali ke Singapura untuk menuntaskan studi di MDIS.
Menanggapi rentetan tudingan dan perdebatan soal ketiadaan ijazah sekolah menengah atasnya yang belakangan ini kembali viral, politikus muda itu sendiri tidak tinggal diam. Mantan Wali Kota Surakarta tersebut memberikan logika sederhana namun tajam untuk menepis keraguan publik.
"Tidak mungkin saya bisa meraih gelar sarjana apabila tidak lulus SMA," tegas Gibran.
Baca Juga: Geger Skandal Ijazah: Turun Gunung, Akademisi Lobi Petinggi Golkar Demi Lengserkan Wapres Gibran
Ia menjadikan keberhasilannya menembus ketatnya pendidikan tinggi di luar negeri sebagai bukti otentik yang membantah semua tuduhan keliru tersebut.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Aldi Ginastiar
Editor: Aldi Ginastiar
Tag Terkait: