Hotman Paris Beri Sindiran Menohok untuk Rocky Gerung yang Minta Gibran Mundur
Kredit Foto: Instagram/Hotman Paris
Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea melontarkan sindiran menohok kepada anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Rocky Gerung, yang secara terbuka mendorong Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk mundur. Desakan mundur ini mencuat menyusul polemik putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait ijazah Gibran.
Melalui pernyataannya, Hotman mempertanyakan logika di balik manuver Rocky Gerung yang kini berada di dalam lingkaran kekuasaan. "Digaji untuk beri nasihat? Atau digaji untuk minta yang dinasehatin mundur?" sentil Hotman Paris menanggapi sikap Rocky.
Gelombang desakan agar Gibran Rakabuming Raka mengundurkan diri secara sukarela memang kian menjadi perbincangan hangat.
Hal ini terjadi setelah MK menyatakan tidak menemukan bukti yang meyakinkan bahwa Gibran memiliki ijazah, sertifikat, atau diploma pendidikan luar negeri yang dapat disetarakan dengan pendidikan minimal tamat SMA.
Pengamat Politik sekaligus Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, menilai dinamika politik saat ini mulai bergeser. Alih-alih hanya berfokus pada isu pemakzulan (impeachment), narasi yang terbangun kini adalah dorongan kesadaran untuk mundur.
"Sudah mulai bermunculan statement-statement yang tidak pemakzulan dan tidak impeachment, tapi adalah kesadaran untuk mengundurkan diri," ujar Adi Prayitno dalam siniar.
Adi secara khusus menyoroti pernyataan Rocky Gerung. Menurutnya, imbauan agar Gibran mundur yang dilontarkan oleh Rocky memiliki bobot politik yang sangat besar dan tidak bisa dianggap remeh, mengingat posisinya saat ini.
"Itu juga disampaikan oleh salah satu anggota Wantimpres, yang Bung 'radical break' Rocky Gerung itu loh. Kan itu juga menyampaikan supaya mundur secara gentle. Dan ini adalah statement yang enggak main-main," jelas Adi.
Ia menekankan bahwa publik kini tidak lagi memandang Rocky Gerung sekadar sebagai pengamat, peneliti, atau pihak luar.
"Apapun yang melekat pada wajah Rocky itu adalah bagian dari sesuatu yang melekat pada kekuasaan politik sebagai anggota Wantimpres," pungkas Adi Prayitno.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Ferry Hidayat
Editor: Ferry Hidayat
Tag Terkait: