Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Tak Hanya Tambah Pembangkit, Dirut Baru PLN Diharapkan Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Tak Hanya Tambah Pembangkit, Dirut Baru PLN Diharapkan Perkuat Ketahanan Energi Nasional Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Kepemimpinan baru PT PLN (Persero) diharapkan memperkuat ketahanan energi nasional melalui peningkatan keandalan sistem kelistrikan dan percepatan transisi energi. Pengembangan pembangkit energi baru terbarukan (EBT) juga perlu diimbangi kesiapan jaringan dan infrastruktur pendukung.

Dewan Penasihat Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI), Feiral Rizky Batubara, menilai pergantian Direktur Utama PLN dari Darmawan Prasodjo kepada Suroso Isnandar menjadi momentum untuk memperkuat kemandirian energi Indonesia.

Menurut Feiral, tantangan pimpinan baru PLN bukan hanya menambah kapasitas pembangkit, tetapi juga memastikan keandalan pasokan listrik untuk mendukung industrialisasi dan hilirisasi.

Ia mengapresiasi kontribusi Darmawan Prasodjo selama memimpin PLN. Sementara itu, pengalaman Suroso di bidang sistem tenaga, manajemen proyek, dan energi terbarukan dinilai menjadi modal untuk menghadapi tantangan sektor kelistrikan.

Feiral mengingatkan, pengembangan EBT, termasuk Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), tidak cukup hanya dengan menambah kapasitas pembangkit. Produksi listrik tenaga surya yang bergantung pada intensitas matahari membutuhkan sistem kelistrikan yang fleksibel agar pasokan tetap seimbang dengan permintaan.

“Pengembangan PLTS harus berjalan seiring dengan pembangunan jaringan transmisi dan distribusi, sistem penyimpanan energi atau Battery Energy Storage System (BESS), serta peningkatan fleksibilitas sistem. PLN harus mampu menyeimbangkan pasokan dan permintaan listrik setiap saat,” ujarnya.

Kesiapan infrastruktur tersebut juga diperlukan untuk mengurangi risiko curtailment, yakni pembatasan produksi listrik dari pembangkit energi terbarukan ketika sistem tidak mampu menyerap seluruh energi yang dihasilkan.

Karena itu, Feiral berharap PLN mengintegrasikan perencanaan pembangkit, jaringan transmisi dan distribusi, serta penyimpanan energi. Langkah tersebut dinilai penting untuk membangun sistem kelistrikan yang tangguh dan efisien sekaligus memperkuat peran energi terbarukan dalam ketahanan energi nasional.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Amry Nur Hidayat
Editor: Amry Nur Hidayat