Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Siapa Penunggang Gelap Polemik Ijazah Jokowi? Adi Prayitno Sebut Ini

Siapa Penunggang Gelap Polemik Ijazah Jokowi? Adi Prayitno Sebut Ini Kredit Foto: Ist
Warta Ekonomi, Jakarta -

Siapa sosok yang disebut menunggangi polemik ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka? Pengamat politik Adi Prayitno menilai identitas pihak tersebut belum bisa dipastikan karena hanya Jokowi yang mengetahui siapa yang dimaksud dalam tudingan operasi politik itu.

“Tentu hanya Jokowi dan Tuhan saja yang tahu siapa yang disebut sebagai penunggang gelap sekaligus melakukan operasi politik itu,” kata Adi, Senin, 19 Oktober 2026.

Menurut Adi, publik memang bisa menduga-duga siapa pihak yang berada di balik polemik tersebut. Namun, dugaan itu belum dapat dijadikan kepastian selama tidak ada penjelasan yang memastikan identitas pihak yang dituding.

Ia menjelaskan, jika polemik ijazah disebut sebagai operasi politik, salah satu kemungkinan yang dapat muncul adalah keterlibatan pihak-pihak yang merasa tidak nyaman dengan perjalanan politik Jokowi selama menjabat sebagai pejabat publik.

“Kalau ini disebut operasi politik, mungkin ada musuh politik Jokowi yang hingga saat ini menilai kebijakan maupun manuver politiknya telah melukai perasaan politik kelompok tertentu,” ujarnya.

Meski demikian, Adi tidak menyebut nama atau kelompok tertentu sebagai pihak yang berada di balik polemik ijazah tersebut. Penjelasannya lebih mengarah pada kemungkinan motif politik yang dapat melatarbelakangi munculnya tudingan tersebut.

Baca Juga: Bukan Rahasia Lagi, Mulai Terang Akhir Roy Suryo vs Jokowi di Kasus Ijazah

Ia menambahkan, lawan politik dapat memanfaatkan suatu isu apabila dinilai bisa menjadi instrumen untuk melancarkan serangan politik. Dalam konteks ini, polemik ijazah Jokowi dan Gibran berpotensi dibaca sebagai bagian dari persaingan politik oleh pihak-pihak yang memiliki kepentingan berbeda.

Sorotan terhadap polemik tersebut kembali menguat setelah Jokowi menyebut persoalan ijazah dirinya dan Gibran sebagai operasi politik yang ditunggangi pihak tertentu. Pernyataan itu memunculkan pertanyaan mengenai siapa sosok yang dimaksud dan apa dasar tudingan tersebut.

Adi menilai pernyataan mengenai adanya penunggang gelap bukan kali pertama disampaikan Jokowi. Karena itu, menurutnya, wajar apabila publik kembali mempertanyakan identitas pihak yang dituding berada di balik polemik.

Meski berbagai spekulasi bisa berkembang, identitas pihak yang dimaksud tetap belum terkonfirmasi berdasarkan keterangan Adi. Ia menegaskan bahwa kepastian mengenai sosok yang disebut sebagai penunggang gelap tersebut hanya bisa diperoleh dari Jokowi sendiri.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Wahyu Pratama
Editor: Wahyu Pratama