Kredit Foto: Istimewa
Bumi Aki Group menyiapkan ekspansi bisnis ke Arab Saudi setelah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan BPKH Limited. Kerja sama ini diumumkan bertepatan dengan perayaan ulang tahun ke-39 Bumi Aki pada Selasa (20/10/2026).
Direktur Utama Bumi Aki Group, Dr. Anisha Desiliana, mengatakan ekspansi tersebut menjadi langkah perusahaan untuk membawa kuliner Indonesia ke pasar internasional, sekaligus melayani masyarakat Indonesia yang menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Meski demikian, pembukaan restoran masih harus melalui tahapan perizinan dan pemenuhan regulasi yang berlaku di Arab Saudi.
"Tenggang waktunya sekitar 1 sampai 2 tahun sampai seluruh persyaratannya dapat terpenuhi, termasuk urusan perpajakan dan perizinan, mengacu pada pengalaman pelaku usaha Indonesia sebelumnya yang telah beroperasi di sana," ujar Anisha dalam konferensi pers perayaan HUT ke-39 Bumi Aki di Bumi Aki Heritage Kemang.
Menurut Anisha, kerja sama dengan BPKH Limited membuka peluang bagi Bumi Aki untuk mulai melayani pelanggan di Tanah Suci pada 2027 secara bertahap. Perusahaan juga akan menyesuaikan menu dengan kebutuhan pasar setempat tanpa mengabaikan mutu produk dan layanan.
"Hal ini kami lakukan secara bertahap dengan tetap menjaga kualitas produk dan layanan yang selama ini menjadi dasar kepercayaan pelanggan kepada kami,” katanya.
Anisha menambahkan, wisatawan asal Arab Saudi telah menjadi salah satu kelompok pelanggan Bumi Aki. Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan perusahaan untuk memperluas pasar ke negara tersebut.
"Wisatawan Arab Saudi banyak yang menjadi pelanggan Bumi Aki. Kami ingin memperluas pasar di sana dan siap menyesuaikan menu sesuai kebutuhan," ujarnya.
Mudir BPKH Limited, Iman Ni’matullah, mengatakan pihaknya berkomitmen menjadi agregator bagi merek lokal Indonesia yang ingin melayani jemaah haji, umrah, serta mukimin di Arab Saudi.
Dalam skema kerja sama tersebut, BPKH Limited bertindak sebagai perantara dan penyedia lisensi, sedangkan operasional restoran akan dikelola sepenuhnya oleh Bumi Aki.
"Kami siap memfasilitasi co-investment, asistensi teknis, hingga penyediaan lisensi perizinan di Arab Saudi," kata Iman.
Rencana ekspansi internasional tersebut hadir bersamaan dengan rangkaian Road to Grand Opening Bumi Aki Heritage Kemang, cabang pertama Bumi Aki di Jakarta yang mengusung konsep Sunda modern.
Baca Juga: Menperin Buka Suara soal Sertifikasi Halal yang Diperpanjang hingga 2028
Perjalanan Bumi Aki selama 39 tahun juga mendapat apresiasi dari publik figur Dewi Gita. Ia menyoroti keberlanjutan bisnis kuliner tersebut dari generasi pendiri hingga penerusnya.
"Luar biasa legacy-nya dari pendiri ke generasi penerus. Mempertahankan kualitas saat ini tidak mudah, saya yakin Bumi Aki terus berkembang," ujar Dewi Gita.
Saat ini, Bumi Aki Group mengelola sembilan cabang dan menyerap sekitar 1.000 tenaga kerja. Selain menyiapkan ekspansi ke Arab Saudi, perusahaan berencana memperluas jaringan di dalam negeri dengan membidik sejumlah kota potensial, seperti Semarang, BSD, dan Balikpapan.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Amry Nur Hidayat
Editor: Amry Nur Hidayat
Tag Terkait: