Masyarakat Diminta Siap 'Telan Pil Pahit', Ekonomi Diramal Masih Berat Setahun ke Depan
Kredit Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
Pegiat media sosial Hasyim Muhammad meminta masyarakat bersiap untuk "menelan pil pahit" apabila prediksinya mengenai kondisi ekonomi dalam satu tahun ke depan terbukti benar.
Menurutnya, kondisi ekonomi masih akan menghadapi berbagai tantangan pada tiga tahun pertama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Ia mengibaratkan kebijakan pemerintah saat ini sebagai "pil pahit" yang bertujuan memperkuat fondasi ekonomi. Menurut Hasyim, manfaat dari kebijakan tersebut baru akan mulai dirasakan pada dua tahun terakhir masa pemerintahan Prabowo.
"Saya punya prediksi terhadap 3 tahun awal pemerintahan Prabowo ini, ekonomi akan tampak berat seperti sekarang. Namun di 2 tahun sebelum Pilpres, hasil dari minum "pil pahit" sekarang ini akan mulai terasa khasiatnya," tulis Hasyim di akun X pribadinya, dikutip Kamis (22/10).
Menurut Hasyim, Prabowo tentu ingin kembali memenangkan Pilpres 2029. Karena itu, ia memperkirakan kondisi ekonomi pada 2028 akan mulai menunjukkan perbaikan.
"Bagaimanapun Prabowo pasti ingin terpilih lagi di 2029. Kondisi di tahun 2028 nanti pasti akan terlihat membaik," ujarnya.
Ia juga memprediksi tim Prabowo nantinya akan menjelaskan bahwa berbagai kebijakan yang diambil pada awal pemerintahan merupakan bagian dari upaya memperkuat fondasi ekonomi jangka panjang.
"Dan di saat itu tim Prabowo akan bilang: "Kami membenahi banyak hal di awal periode untuk memperkuat pondasi. Maaf jika kondisi ekonomi agak menurun kemarin, tapi dengan begitu kondisi kita sekarang jadi bisa jauh lebih baik."," lanjutnya.
Baca Juga: Pemerintah Akui 11 Juta Warga Turun dari Kelas Menengah, Prabowo Siapkan Langkah Ini
Hasyim menilai, apabila prediksi tersebut benar, masyarakat harus bersiap menghadapi tekanan ekonomi yang masih berlanjut dalam setidaknya satu tahun ke depan.
"Jika prediksi saya di atas benar, berarti kita harus siap, kondisi buruk masih akan berlangsung selama 1 tahun ke depan. Pertanyaannya, sebagai wiraswasta, seberapa lama Anda kuat bertahan?" tandasnya.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait: