Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Uniknya Dusun Giok, Destinasi Wisata Bogor yang Padukan Rekreasi Batu Mulia hingga Mini Zoo Bernuansa Jepang

Uniknya Dusun Giok, Destinasi Wisata Bogor yang Padukan Rekreasi Batu Mulia hingga Mini Zoo Bernuansa Jepang Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Di lereng Gunung Geulis, Sukaraja, Kabupaten Bogor, berdiri sebuah destinasi wisata yang menawarkan pengalaman berbeda dari kebanyakan tempat rekreasi keluarga. Dusun Giok mengajak pengunjung menikmati hamparan hijau sambil menyaksikan langsung beragam jenis batu giok asli Nusantara maupun mancanegara.

Destinasi wisata edukasi ini digagas oleh Dedy Bayuseno Widjoyo, pengusaha di bidang properti yang kemudian merambah industri pariwisata, khususnya batu giok. Pria yang akrab disapa Bonjoy ini mengemas giok sebagai bagian dari estetika kawasan wisata.

Konsepnya memadukan taman batu giok bernuansa khas Jepang, kebun binatang mini (mini zoo), dan wahana modern seperti Rainbow Slide.

“Langkah berani Bapak Dedy Bayuseno ini membuktikan bahwa keindahan batu giok dapat dinikmati masyarakat luas dalam wujud destinasi wisata keluarga yang interaktif dan edukatif,” kata Direktur Operasional Dusun Giok, Achmad Budiman.

Achmad menilai kontribusi Dedy bagi dunia batu giok layak diapresiasi. Ia menyebut julukan “Bapak Giok” pantas disematkan kepada sang pemilik.

“Dengan dedikasinya terhadap perkembangan batu giok, saya rasa pemilik Dusun Giok ini wajar dijuluki Bapak Giok,” ujarnya.

Ia berharap Dusun Giok dapat menginspirasi pelaku industri pariwisata nasional untuk mengoptimalkan potensi lokal menjadi daya tarik wisata bernilai tinggi.

Baca Juga: Hadirkan Enam Sektor Industri Halal, Indonesia Muslim Travel Fair 2027 Angkat Ekosistem Wisata Muslim Modern

Selain giok, Dedy menghadirkan berbagai fasilitas pendukung. Seluruh lini hiburan dan akomodasi diintegrasikan di bawah bendera Kebon Joyo, yang membentuk ekosistem pariwisata terpadu dengan sejumlah unit usaha utama:

  • Gunung Geulis Camp Area (GGCA): destinasi outdoor dan outbound yang dirancang untuk mendekatkan wisatawan dengan alam bebas.
  • Kebon Joyo Cafe and Resto: tempat kuliner bernuansa alam terbuka yang menjadi cikal bakal kekuatan merek lokal di kawasan tersebut.
  • Kebun Belakang Kopi by Kebon Joyo: merek kuliner baru untuk memperkuat lini bisnis kopi, dengan konsep santai, menu kopi andalan, dan kudapan modern. Kehadirannya melengkapi pilihan penikmat kopi tanpa mengaburkan identitas kafe pendahulunya.

“Melalui integrasi berbagai unit usaha ini, Kebon Joyo berhasil menawarkan pengalaman berwisata yang lengkap, mulai dari aktivitas petualangan alam hingga wisata kuliner modern di kawasan Gunung Geulis,” tutup Achmad.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Amry Nur Hidayat
Editor: Amry Nur Hidayat

Tag Terkait: