- Home
- /
- New Economy
- /
- Energi
Bahlil Minta Maaf Pemangkasan Ekspor LNG 2025, Janji Penuhi Komitmen Pasar Global
Kredit Foto: Rahmat Dwi Kurniawan
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, meminta maaf kepada para kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) atas penyesuaian kontrak ekspor gas alam cair (liquefied natural gas/LNG) pada 2025 akibat lonjakan kebutuhan gas dalam negeri.
Permintaan maaf tersebut disampaikan Bahlil dalam Forum Ekonomi, Keuangan, dan Komersial Hulu Minyak dan Gas Bumi (FOREK Hulu Migas) yang dihadiri oleh pemerintah, regulator, kontraktor kontrak kerja sama (KKKS), investor, lembaga keuangan, dan pelaku industri guna membahas berbagai terobosan guna memperkuat investasi serta meningkatkan produksi migas nasional.
Bahlil menjelaskan, pada tahun lalu terjadi kelebihan permintaan domestik hingga 60 kargo sehingga pemerintah harus melakukan penyesuaian terhadap sebagian komitmen ekspor gas.
"Memang di 2025 saya harus minta maaf karena waktu itu terjadi kelebihan permintaan domestik 60 kargo. Jadi sebagiannya kita melakukan penyesuaian," kata Bahlil dalam sambutannya di acara Forum Ekonomi, Keuangan, dan Komersial Hulu Minyak dan Gas Bumi (FOREK Hulu Migas) di Jakarta, Rabu (28/10/2026).
Meski demikian, Bahlil memastikan seluruh komitmen kontrak ekspor gas pada 2026 akan dijalankan. Pemerintah juga mulai mempersiapkan pemenuhan kontrak untuk 2027 guna menjaga kepastian pasar dan pembeli (off-taker) yang telah menjalin kerja sama dengan Indonesia.
"Tapi 2026 ini semuanya kita jalankan. Di 2027 pun saya sudah perintahkan kepada SKK Migas untuk di-exercise agar menjaga off-taker dan market yang sudah dilakukan tanda tangan kerja sama dengan pihak luar negeri," ujarnya.
Baca Juga: Tekan Emisi dan Efisiensi, DSLNG Kembangkan Inovasi Teknologi Pemanfaatan Gas Suar
Bahlil menegaskan, pemerintah ingin memastikan komitmen kontrak dengan pembeli luar negeri tetap terjaga. Apabila terdapat kendala dalam pelaksanaannya, dia meminta agar persoalan tersebut dibicarakan dan diselesaikan dengan baik.
Baca Juga: BUK Migas Bakal Punya Kewenangan Besar, Ini Bocoran Bahlil
"Jadi insyaallah semuanya berjalan jadi enggak ada masalah, ya. Jadi enggak usah ada keraguan-keraguan. Kalau ada masalah kita bicarain baik-baik," tutup Bahlil.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Dwi Aditya Putra