Kredit Foto: Medco
PT MedcoEnergi Internasional Tbk bersama mitra Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) resmi menandatangani dua Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) dan satu amendemen PJBG untuk memperkuat pasokan gas bumi domestik.
Penandatanganan tiga kesepakatan tersebut dilakukan di selang gelaran Forum Ekonomi, Keuangan, dan Komersial Hulu Minyak dan Gas Bumi (FOREK Hulu Migas) 2026 yang berlangsung di Jakarta, Rabu (28/10/2026).
Langkah strategis ini mencakup kesepakatan jual beli gas bumi untuk tiga wilayah kerja (WK) utama, yaitu WK Sakakemang dan WK South Sumatera di Sumatera Selatan, serta WK Senoro-Toili di Sulawesi Tengah.
Untuk WK Sakakemang, Medco E&P Sakakemang B.V. bertindak sebagai operator yang mewakili konsorsium KKKS—termasuk PC Sakakemang B.V. dan MOECO Sakakemang B.V.—mengikat kerja sama PJBG dengan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN). Kesepakatan ini mengamankan volume pasokan gas sebesar 89 TBTU (termasuk porsi bagian negara) untuk jangka waktu 10 tahun, mulai 2027 hingga 2037.
Sementara pada WK South Sumatera, PT Medco E&P Indonesia menandatangani amendemen ketiga PJBG dengan PGN. Melalui amendemen ini, terdapat penambahan volume kontrak sebesar 6,8 TBTU, yang mendongkrak total volume kontrak menjadi 16,5 TBTU.
Adapun kesepakatan ketiga melibatkan pasokan gas dari WK Senoro-Toili yang ditandatangani oleh konsorsium PT Pertamina Hulu Energi Tomori Sulawesi, PT Medco E&P Tomori, dan Tomori E&P Limited bersama PT Panca Amara Utama (PAU). Total volume kontrak dalam kerja sama ini diperkirakan mencapai 205,59 BSCF.
Baca Juga: Bahlil Sebut Medco dan Pertamina Jadi KKKS Penyerap Sumur Rakyat di Aceh
Baca Juga: MedcoEnergi Akuisisi 10% Hak Partisipasi di Empat Blok Migas Eni
Direktur & Chief Operating Officer MedcoEnergi, Amri Siahaan, menegaskan bahwa penandatanganan rangkaian kesepakatan komersial ini merupakan wujud nyata komitmen perseroan dalam menjaga keandalan energi nasional.
“Rangkaian kesepakatan ini mendukung upaya Pemerintah menjaga pasokan gas domestik. Kami mengapresiasi kerja sama dengan PGN, PAU, dan para mitra KKKS dalam memenuhi kebutuhan gas di dalam negeri,” ujar Amri Siahaan.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Dwi Aditya Putra
Tag Terkait: