Bukan Cuma Jepang, Inggris dan Irlandia Suruh Warganya Siapkan Logistik Darurat, Ada Apa?
Kredit Foto: AP Photo/Kiichiro Sato
Masyarakat di sejumlah negara diminta menyiapkan persediaan darurat di rumah untuk menghadapi kemungkinan bencana dan gangguan layanan publik. Jepang, Inggris, dan Irlandia menjadi tiga negara yang mendorong warganya lebih mandiri ketika bantuan belum bisa segera menjangkau wilayah terdampak.
Imbauan tersebut didorong oleh beragam risiko, mulai dari gempa bumi besar, letusan gunung berapi, banjir, hingga serangan siber yang berpotensi melumpuhkan layanan penting. Persediaan mandiri diharapkan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar ketika listrik, air, atau jaringan komunikasi terputus.
Pemerintah Jepang berencana mengimbau seluruh warga menyiapkan makanan dan air untuk sedikitnya tiga hari, bahkan hingga satu minggu jika memungkinkan. Menurut laporan Seoul Economic Daily, Selasa (27/10/2026), langkah tersebut ditujukan untuk mengantisipasi bencana besar yang dapat menghambat proses evakuasi dan penyaluran bantuan.
Menteri Penanggulangan Bencana Jepang Goshi Hosono dijadwalkan menyampaikan imbauan mendesak pada Senin (2/11/2026), bertepatan dengan peluncuran badan penanggulangan bencana yang baru. Ia meminta masyarakat menyediakan makanan, air, dan perlengkapan toilet agar kebutuhan dasar tetap terpenuhi tanpa bergantung pada bantuan pemerintah.
Risiko yang menjadi perhatian Jepang mencakup gempa besar di Palung Nankai, gempa di bawah wilayah ibu kota, aktivitas gempa di sekitar Palung Kuril dan Palung Jepang, serta letusan Gunung Fuji. Kerusakan jalan dan jaringan komunikasi akibat bencana berskala besar dapat membuat bantuan dari luar terlambat tiba.
Inggris juga menggelar kampanye Be Ready pada Kamis (22/10/2026) untuk mengajak masyarakat mempersiapkan kebutuhan selama sedikitnya 72 jam. Pemerintah mengantisipasi kemungkinan terputusnya pasokan listrik, air, dan telekomunikasi akibat cuaca ekstrem maupun serangan siber.
Dalam panduannya, pemerintah Inggris merekomendasikan tiga liter air minum per orang per hari, makanan yang bisa dikonsumsi tanpa dimasak, senter, baterai cadangan, pengisi daya portabel, radio, dan uang tunai. Warga tidak harus membeli semua perlengkapan sekaligus, tetapi dapat mengumpulkannya secara bertahap saat berbelanja kebutuhan sehari-hari.
Baca Juga: Inggris Siaga Perang! Warganya Diperintahkan Stok Makanan dan Air Bersih Selama 1.000 Hari ke Depan
Sementara itu, Irlandia meluncurkan kampanye Be Emergency Ready pada akhir Agustus 2026. Pemerintah mulai mendistribusikan buku panduan kesiapsiagaan kepada rumah tangga di seluruh negeri sejak akhir September untuk membantu masyarakat menghadapi berbagai keadaan darurat.
Warga Irlandia dianjurkan menyimpan makanan tahan lama, air bersih, obat-obatan, serta perlengkapan alternatif untuk menjaga tubuh tetap hangat. Persiapan tersebut ditujukan untuk menghadapi ancaman seperti banjir, cuaca ekstrem, pemadaman listrik berkepanjangan, dan gangguan layanan penting lainnya.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Christian Andy
Editor: Christian Andy