Disinggung Pramono, Dedi Mulyadi Pastikan Halte Transjabodetabek di Bekasi Rampung Akhir November 2026
Kredit Foto: Rahmat Saepulloh
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memastikan pembangunan halte Transjabodetabek di Kota Bekasi ditargetkan selesai pada akhir November 2026.
Dedi mengatakan, saat ini proses pembuatan seluruh komponen bangunan halte masih berlangsung. Setelah seluruh perlengkapan selesai dibuat, komponen tersebut akan dipasang di lokasi pembangunan.
“Terkait masalah halte yang ada di Kota Bekasi, akhir November akan selesai dan sekarang sedang dibuat seluruh kelengkapan bangunan haltenya, nanti tinggal dipasang,” kata Dedi melalui akun Instagram resminya, @dedimulyadi71, Rabu (28/10/2026).
Dedi juga mengapresiasi kerja sama berbagai pihak dalam pembangunan fasilitas transportasi tersebut. Menurut dia, dukungan masyarakat diperlukan agar proyek dapat berjalan sesuai rencana.
Ia menegaskan, pembangunan fasilitas publik membutuhkan koordinasi dan keterlibatan berbagai pihak.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung sempat melontarkan kelakar mengenai pembangunan halte Transjabodetabek di Bekasi yang belum kunjung terealisasi.
Pernyataan itu disampaikan Pramono saat menghadiri penandatanganan perjanjian kerja sama antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pemerintah Kota Bekasi terkait pengelolaan sampah terpadu Bantargebang, Senin (26/10/2026).
Baca Juga: Dedi Mulyadi Kalahkan Elektabilitas Prabowo, Begini Respons Santai Jokowi
Pramono mengatakan, Pemprov DKI Jakarta bahkan bisa mengambil alih pembangunan halte tersebut apabila diperlukan. Namun, ia khawatir langkah itu justru menimbulkan persoalan terkait kewenangan antarpemerintah daerah.
“Sebab kalau haltenya enggak dibangun, nanti kami yang bangunin, nanti salah malahan,” ujar Pramono.
Ia mengaku kerap menerima keluhan dari pengguna Transjabodetabek, khususnya warga Bekasi, yang mempertanyakan kepastian pembangunan halte.
Pramono menilai koordinasi antara Pemprov DKI Jakarta dan Pemerintah Kota Bekasi perlu diperkuat untuk meningkatkan konektivitas transportasi umum di kawasan Jabodetabek.
Menurut dia, jumlah penumpang Transjabodetabek menuju Bekasi saat ini berkisar 4.000 hingga 5.000 orang per hari. Angka tersebut masih lebih rendah dibandingkan jumlah penumpang pada rute menuju Bogor yang mencapai 8.000 hingga 10.000 orang per hari.
Pramono berharap peningkatan konektivitas transportasi umum dapat menarik lebih banyak masyarakat untuk meninggalkan kendaraan pribadi dan beralih menggunakan angkutan umum.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Taufan Bara Mukti
Editor: Taufan Bara Mukti
Tag Terkait: