Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Alasan Pemerintah Tahan Harga BBM Subsidi di Tengah Lonjakan Minyak Dunia

Alasan Pemerintah Tahan Harga BBM Subsidi di Tengah Lonjakan Minyak Dunia Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Menteri Keuangan, Suahasil Nazara, mengungkapkan alasan pemerintah masih menahan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di tengah kenaikan harga minyak dunia. Kebijakan tersebut ditempuh untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan aktivitas ekonomi tetap berjalan.

“Dunia sedang gejolaknya tinggi. Harga minyak naik. Tetapi kemudian yang dipastikan kepada masyarakat kita relatif terbatas. Kalau untuk BBM bersubsidi tidak kita [naikkan] pada saat ini, untuk melindungi masyarakat, menjaga daya beli dan mendorong pemberdayaan ekonomi,” ujar Suahasil dalam Rapat Pimpinan Nasional Kamar Dagang dan Industri (Rapimnas Kadin), Jumat (30/10/2026). 

Suahasil mengatakan, gejolak global  termasuk kenaikan harga minyak, memberikan tekanan terhadap anggaran negara. Namun, pemerintah memilih tidak langsung meneruskan seluruh tekanan tersebut kepada masyarakat melalui kenaikan harga BBM bersubsidi.

“Namun dalam jangka pendek Kita melihat bahwa ini diperlukan menahan harga supaya gerak ekonomi masih tetap bisa berjalan ,” katanya.

Menurutnya, kebijakan tersebut membuat pemerintah perlu mengalokasikan tambahan belanja untuk subsidi dan kompensasi energi. Kebutuhan anggaran itu menjadi salah satu faktor yang mendorong penyesuaian belanja dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Pemerintah menghadapi peningkatan kebutuhan belanja di tengah berbagai tekanan, termasuk penanganan bencana alam dan pembiayaan energi. Karena itu, pengelolaan anggaran harus terus disesuaikan agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Baca Juga: Minyak Dunia Tembus US$116 per Barel, Pemerintah Tahan Harga BBM Subsidi

Baca Juga: Minyak Dunia Tembus US$116 per Barel, Pemerintah Tahan Harga BBM Subsidi

Meski demikian, Suahasil berharap kebijakan tersebut tepat sasaran penyaluran subsidi. Langkah tersebut diperlukan agar dukungan anggaran negara dapat lebih efektif dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.

Di sisi lain, penahanan harga BBM bersubsidi membuat pemerintah harus memperhitungkan kebutuhan pembiayaan energi secara hati-hati. Pasalnya, perubahan harga minyak dunia dapat mempengaruhi besaran subsidi dan kompensasi yang perlu ditanggung negara.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Aryo Hadi Wibowo
Editor: Dwi Aditya Putra