PLN Perkuat Standar Keselamatan Proyek Ketenagalistrikan, Dorong Produktivitas Infrastruktur Energi
Kredit Foto: Rahmat Saepulloh
BANDUNG,– PLN terus memperkuat standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dalam pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan guna menjaga produktivitas proyek, mengendalikan risiko operasional, serta mendukung keandalan pasokan listrik.
Bagi PLN, penerapan standar keselamatan bukan hanya berkaitan dengan perlindungan tenaga kerja, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menjaga efektivitas pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan. Lingkungan kerja yang aman dapat membantu meminimalkan risiko kecelakaan, mencegah gangguan pekerjaan, serta mendukung penyelesaian proyek sesuai target.
Selain itu, PLN mendorong penerapan budaya keselamatan proaktif atau Beyond Safety melalui tiga perilaku utama, yakni disiplin memenuhi standar keselamatan, tidak berkompromi terhadap pekerjaan yang tidak aman, serta peduli dengan memahami potensi bahaya dan melakukan pengendalian risiko.
Komitmen tersebut tercermin dari keberhasilan PLN Unit Pelaksana Proyek Jawa Bagian Tengah 3 (UPP JBT 3) meraih Juara Terbaik III kategori Zero Accident Proses Bisnis Proyek Ketenagalistrikan dalam ajang HSSE Award 2026.
Penghargaan yang diberikan dalam rangkaian peringatan Hari Listrik Nasional (HLN) 2026 tersebut menjadi bentuk apresiasi atas konsistensi UPP JBT 3 dalam menerapkan budaya keselamatan kerja dan mempertahankan nihil kecelakaan kerja selama minimal tiga tahun berturut-turut.
HSSE Award 2026 dihadiri Direktur Distribusi PT PLN (Persero) Arsyadany Ghana Akmalaputri dan Executive Vice President Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Keamanan, dan Lingkungan PLN Dispriansyah, bersama jajaran manajemen serta perwakilan unit penerima penghargaan.
Penghargaan kategori Zero Accident diberikan kepada unit yang konsisten mempertahankan nihil kecelakaan kerja minimal tiga tahun berturut-turut. Penilaian juga mencakup penguatan budaya K3 melalui pelaporan dan investigasi kejadian nyaris celaka (nearmiss), pelaksanaan safety patrol oleh manajemen, serta penerapan Contractor Safety Management System (CSMS) secara menyeluruh terhadap vendor dan kontraktor.
Manager UPP JBT 3 Haryo Wisnuaji mengatakan penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus menjaga standar keselamatan dalam setiap tahapan pembangunan proyek ketenagalistrikan.
"Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjaga standar keselamatan di setiap tahapan proyek. Bagi UPP JBT 3, keselamatan bukan sekadar kewajiban, tetapi nilai yang melekat dalam cara kami bekerja setiap hari," ujar Haryo, Jumat (30/10/2026)
Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan hasil kolaborasi seluruh pegawai UPP JBT 3 bersama mitra kontraktor yang secara konsisten menjalankan prosedur keselamatan kerja.
Ia menegaskan UPP JBT 3 berkomitmen mempertahankan capaian zero accident dan memperkuat budaya Beyond Safety dalam pelaksanaan proyek-proyek berikutnya.
General Manager PT PLN (Persero) UIP Jawa Bagian Tengah Kishartanto Purnomo Putro turut mengapresiasi pencapaian tersebut. Ia menilai keselamatan kerja harus menjadi fondasi utama dalam pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan.
"Penghargaan ini adalah buah dari komitmen dan kerja keras seluruh insan UPP JBT 3 beserta mitra kontraktor dalam menjadikan keselamatan sebagai fondasi setiap pekerjaan. Pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan harus berjalan andal dan tepat waktu, tetapi yang terpenting, semua pekerja harus pulang dengan selamat ke keluarganya," ujar Kishartanto.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian target fisik dan ketepatan waktu, tetapi juga harus memperhatikan keselamatan seluruh tenaga kerja yang terlibat.
Baca Juga: Utang PLN ke PTBA Naik Dua Kali Lipat, Sentuh Rp2,68 Triliun
Penguatan standar K3 tersebut menjadi bagian dari upaya PLN menjaga kualitas pelaksanaan proyek sekaligus membangun lingkungan kerja yang produktif dan berkelanjutan. Dengan pengendalian risiko yang lebih baik, pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan diharapkan dapat berjalan optimal untuk mendukung kebutuhan listrik sektor industri, dunia usaha, dan masyarakat.
Melalui HSSE Award 2026, PLN menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat budaya keselamatan di seluruh lini pembangunan infrastruktur energi. Upaya tersebut diharapkan dapat berjalan seiring dengan peningkatan keandalan sistem kelistrikan dan dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Rahmat Saepulloh
Editor: Dwi Aditya Putra
Tag Terkait: