Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Tak Sekadar Bangun Infrastruktur, PGN Ikut Dorong Kualitas Pendidikan Anak Negeri

Tak Sekadar Bangun Infrastruktur, PGN Ikut Dorong Kualitas Pendidikan Anak Negeri Kredit Foto: PGN
Warta Ekonomi, Jakarta -

Dukungan terhadap pendidikan tidak hanya hadir melalui fasilitas sekolah, tetapi juga lewat kesempatan bagi anak-anak untuk belajar, mengenali potensi diri, dan mendapatkan inspirasi dari lingkungan sekitarnya. Hal tersebut menjadi bagian dari Program Energi Mengajar Negeri 2026 yang dijalankan PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), Subholding Gas Pertamina, melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL).

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-61, PGN melibatkan 61 relawan dari berbagai fungsi perusahaan untuk melaksanakan kegiatan pendidikan di 10 titik yang tersebar di sejumlah wilayah Indonesia. Program yang dimulai di Kabupaten Bangka pada 16 September 2026 dan berakhir di Banyuwangi pada 26 Oktober 2026 ini berhasil menjangkau lebih dari 1.300 penerima manfaat, yang terdiri atas siswa dan tenaga pendidik.

Melalui Energi Mengajar Negeri, para relawan berbagi pengetahuan dan pengalaman dengan siswa sekolah dasar, khususnya di sekitar wilayah operasional perusahaan. Kegiatan dirancang untuk menghadirkan pengalaman belajar yang interaktif sekaligus mendorong anak-anak agar lebih percaya diri, berani bermimpi, dan mengembangkan potensi diri.

Pelaksanaan program tersebar di Pangkalpinang, Cirebon, Karawang, Pasuruan, Pagar Dewa di Lampung, Kendal, Cilegon, dan Banyuwangi. Di Karawang, kegiatan dilaksanakan di dua sekolah sehingga total terdapat 10 kota pelaksanaan.

Corporate Secretary PGN Fajriyah Usman mengatakan, keterlibatan para relawan menjadi bagian penting dari upaya perusahaan untuk memberikan kontribusi yang lebih dekat dengan masyarakat. Melalui interaksi langsung dengan siswa, relawan diharapkan dapat berbagi pengetahuan sekaligus memberikan motivasi untuk terus belajar.

“Melalui Energi Mengajar Negeri, kami ingin menghadirkan kontribusi yang lebih dekat dengan masyarakat. Kehadiran para relawan bukan hanya untuk berbagi pengetahuan, tetapi juga memberikan pengalaman dan motivasi baru bagi anak-anak agar terus belajar, berani bermimpi, dan mengembangkan potensi diri,” ujar Fajriyah.

Selain menghadirkan kegiatan belajar bersama relawan, PGN juga memberikan dukungan terhadap kebutuhan pendidikan di sekolah. Bantuan disesuaikan dengan kondisi masing-masing sekolah agar dapat menunjang kegiatan belajar mengajar dan memberikan manfaat bagi siswa maupun tenaga pendidik.

Dukungan tersebut antara lain berupa fasilitas dan alat bantu pembelajaran, perlengkapan kegiatan ekstrakurikuler dan olahraga, serta perlengkapan sekolah bagi siswa. Dalam pelaksanaannya, PGN turut memperhatikan kebutuhan yang berkaitan dengan aksesibilitas dan kenyamanan belajar, termasuk dukungan alat bantu mobilitas bagi siswa penyandang disabilitas.

Baca Juga: PGN Perkuat Portofolio Pasokan Gas Bumi melalui Tujuh Kesepakatan Strategis di FOREK Hulu Migas 2026

Baca Juga: PGN Siap Integrasikan Biomethane ke Infrastruktur Gas, Dorong Pemanfaatan Energi Rendah Karbon

“Kami memahami bahwa setiap sekolah memiliki kebutuhan dan tantangan yang berbeda. Karena itu, dukungan yang diberikan disesuaikan dengan kondisi di lapangan agar dapat membantu menunjang proses belajar mengajar. Kami berharap fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan oleh sekolah dan memberikan manfaat bagi siswa maupun tenaga pendidik dalam jangka panjang,” kata Fajriyah.

Energi Mengajar Negeri menjadi salah satu upaya PGN untuk mendukung lingkungan pendidikan yang lebih baik melalui keterlibatan karyawan dan dukungan sesuai kebutuhan sekolah. Melalui program ini, perusahaan berharap anak-anak memperoleh pengalaman belajar yang bermakna, sementara sekolah mendapatkan dukungan yang relevan untuk menunjang kegiatan pendidikan.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Dwi Aditya Putra