Kredit Foto: WE
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) buka suara atas kejadian kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu kendaraan truk molen bermuatan semen di Jalan Cut Mutia, Bekasi, Jawa Barat pada Minggu (1/11/2026) kemarin.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Aan Suhanan mengutarakan, berdasarkan informasi petugas di lapangan, kendaraan truk bernomor polisi B 9548 MV tersebut melaju dari arah Timur menuju arah Barat dan diduga kehilangan kendali sehingga menabrak kerumunan warga yang berada di kiri jalan.
"Saat ini tengah dilakukan pendalaman penyebab terjadinya kecelakaan oleh petugas kepolisian, petugas Dinas Perhubungan setempat, serta Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT)," kata Aan di Jakarta, Senin (2/11/2026).
Aan mengatakan, berdasarkan hasil pengecekan Ditjen Perhubungan Darat Kemehub, truk molen yang terlibat kecelakaan tidak melakukan uji berkala kendaraan atau uji kir selama 6 tahun.
"Ditjen Perhubungan Darat akan memanggil perusahaan untuk melakukan klarifikasi dan pembinaan terkait kewajiban pengujian berkala dan penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Perusahaan Angkutan Umum (SMK PAU)," kata Aan.
Sebagai informasi, kecelakaan truk molen yang menabrak halte di Jalan Cut Mutia, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi ini telah mengakibatkan enam orang meninggal dunia.
Polres Metro Bekasi Kota menyampaikan kecelakaan terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Truk molen tersebut melaju dari arah Universitas Muhammadiyah Indonesia menuju Rawa Panjang.
Baca Juga: Harga Minyak Dunia Tembus US$111, Kemenhub Tahan Fuel Surcharge Pesawat di 40%
Baca Juga: Kemenhub Siapkan Ramp Check 2.140 Kapal hingga 223 Bandara Jelang Nataru
Truk molen tersebut melaju dari arah Universitas Muhammadiyah Indonesia menuju Rawa Panjang. Berdasarkan keterangan pengemudi dan sejumlah saksi, truk tidak terkendali saat melintasi jalan menurun di jembatan depan kampus BSI.
Pengemudi sempat berupaya menghentikan kendaraan dengan menabrakkan truk ke tembok gerbang kampus BSI. Namun, upaya tersebut tidak berhasil sehingga truk bermuatan adonan semen itu menabrak 12 orang yang sedang berada di halte.
Enam korban meninggal dunia telah dievakuasi ke dua rumah sakit. Satu korban dibawa ke RS Siloam Rawa Panjang, sedangkan lima lainnya dibawa ke RSUD Kota Bekasi.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Maulandy Rizky Bayu Kencana
Editor: Dian Ihsan