Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Tak Sekadar Denda, Yamaha Terancam Sanksi Berat Usai Mundur dari MotoGP Qatar 2026

Tak Sekadar Denda, Yamaha Terancam Sanksi Berat Usai Mundur dari MotoGP Qatar 2026 Kredit Foto: Antara/Andika Wahyu
Warta Ekonomi, Jakarta -

Keputusan Yamaha tidak mengikuti MotoGP Qatar 2026 berpotensi membawa konsekuensi serius. Pabrikan asal Jepang tersebut terancam menerima sejumlah sanksi, mulai dari pengurangan poin hingga larangan mengikuti balapan berikutnya.

Yamaha sebelumnya telah mengumumkan secara resmi keputusannya untuk tidak ambil bagian dalam MotoGP Qatar yang berlangsung akhir pekan ini.

Dengan keputusan tersebut, empat pembalap Yamaha, yakni Fabio Quartararo, Alex Rins, Jack Miller, dan Toprak Razgatlioglu, dipastikan tidak akan turun di Sirkuit Losail.

Yamaha mengambil langkah tersebut dengan alasan keselamatan. Situasi keamanan di Qatar dinilai mengkhawatirkan menyusul meningkatnya ketegangan akibat konflik Iran dengan Israel dan Amerika Serikat.

Namun, keputusan mundur di tengah kompetisi membuat Yamaha berpotensi berhadapan dengan konsekuensi dari penyelenggara MotoGP.

Dikutip dari Motomatters, terdapat sejumlah kemungkinan sanksi yang dapat dijatuhkan kepada Yamaha.

Baca Juga: Selangkah Lagi! Marc Marquez Bisa Kunci Juara Dunia MotoGP 2026 di Qatar

Hukuman tersebut tidak hanya menyangkut keikutsertaan mereka dalam kompetisi, tetapi juga aspek di luar balapan.

Dalam aspek olahraga, Yamaha berpotensi mendapatkan pengurangan poin untuk tim maupun pembalap.

Bahkan, tidak menutup kemungkinan mereka dijatuhi hukuman larangan mengikuti dua seri balapan berikutnya.

Sementara dari sisi non-olahraga, Yamaha juga menghadapi ancaman denda dalam jumlah besar.

Potensi denda tersebut berkaitan dengan dugaan pelanggaran terhadap kontrak dan kesepakatan yang telah dibuat Yamaha bersama pihak MotoGP.

Keputusan Yamaha mundur dari MotoGP Qatar datang ketika kompetisi musim 2026 hanya menyisakan tiga seri.

Setelah balapan di Qatar, para pembalap masih harus menjalani MotoGP Portugal dan MotoGP Valencia yang dijadwalkan berlangsung pada 22 dan 29 November.

Di tengah situasi tersebut, persaingan perebutan gelar juara dunia juga semakin memanas. Marc Marquez masih memimpin klasemen sementara dengan keunggulan 44 poin atas Jorge Martin.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Taufan Bara Mukti
Editor: Taufan Bara Mukti

Tag Terkait: