Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Miris! 57 Juta Penduduk Indonesia Belum Tersentuh Internet

Miris! 57 Juta Penduduk Indonesia Belum Tersentuh Internet Kredit Foto: Antara/Unsplash/John Schnobrich
Warta Ekonomi, Jakarta -

Sebanyak 57,07 juta penduduk Indonesia tercatat belum terhubung dengan internet. Angka tersebut menempatkan Indonesia di posisi kedelapan dunia sebagai negara dengan jumlah penduduk tanpa akses internet terbanyak.

Data tersebut tercantum dalam laporan Digital 2027 Global Overview Report yang dirilis We Are Social. Laporan itu menunjukkan bahwa meskipun penggunaan internet di Indonesia terus berkembang, kesenjangan akses digital masih menjadi tantangan besar.

Berdasarkan laporan tersebut, jumlah penduduk Indonesia yang belum menggunakan internet mencapai 57.078.000 orang atau sekitar 19,8 persen dari total populasi.

Sementara itu, jumlah masyarakat yang telah terkoneksi internet mencapai 231.341.000 orang atau setara 80,2 persen populasi. Dengan angka tersebut, Indonesia menempati peringkat keempat dunia dalam jumlah pengguna internet terbanyak.

Posisi Indonesia hanya berada di bawah China, India, dan Amerika Serikat. China tercatat memiliki sekitar 1,2 miliar pengguna internet, India sebanyak 1,03 miliar pengguna, sedangkan Amerika Serikat mencapai sekitar 330 juta pengguna.

Di kawasan Asia Tenggara, jumlah pengguna internet Indonesia juga lebih besar dibandingkan sejumlah negara lain. Filipina tercatat memiliki sekitar 95 juta pengguna, Vietnam 89 juta pengguna, dan Thailand sekitar 67 juta pengguna.

Baca Juga: Jangan Sampai Kecolongan, 5 Tanda WhatsApp Dibajak yang Wajib Diketahui

Di balik tingginya jumlah pengguna internet, Indonesia masih menghadapi persoalan pemerataan akses digital.

Dalam daftar negara dengan populasi belum terkoneksi internet terbesar, Indonesia berada di posisi kedelapan. Peringkat pertama ditempati India dengan sekitar 443,9 juta penduduk yang belum menggunakan internet.

Nigeria berada di urutan kedua dengan 127,8 juta orang, disusul China sebanyak 115,7 juta orang. Selanjutnya, Pakistan, Ethiopia, Republik Demokratik Kongo, dan Bangladesh berada di posisi berikutnya.

Indonesia kemudian menempati urutan kedelapan, diikuti Tanzania dan Uganda.

Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa besarnya jumlah pengguna internet belum sepenuhnya menggambarkan pemerataan akses teknologi di seluruh wilayah Indonesia.

Secara global, penggunaan internet juga menunjukkan pertumbuhan. Berdasarkan laporan We Are Social, jumlah pengguna internet dunia mencapai sekitar 6,15 miliar orang pada awal Oktober 2026.

Angka tersebut setara dengan penetrasi internet sekitar 73,9 persen dari total populasi dunia yang mencapai 8,32 miliar jiwa.

Jumlah pengguna internet global meningkat sekitar 54 juta orang atau 0,9 persen dalam satu tahun terakhir.

Sementara itu, laporan terbaru International Telecommunication Union (ITU) yang dirilis 3 November 2026 memperkirakan sebanyak 6,3 miliar orang atau 76 persen populasi dunia telah menggunakan internet. Meski demikian, sekitar 2 miliar orang lainnya masih belum terkoneksi.

Perbedaan angka tersebut berkaitan dengan sumber data, periode pengukuran, dan metode estimasi yang digunakan masing-masing lembaga.

Data ini menunjukkan bahwa pemerataan akses internet masih menjadi pekerjaan besar, termasuk bagi Indonesia. Perluasan infrastruktur telekomunikasi, keterjangkauan layanan internet, serta peningkatan literasi digital menjadi sejumlah aspek penting untuk mengurangi kesenjangan digital.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Taufan Bara Mukti
Editor: Taufan Bara Mukti