Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Stabilisasi Harga Pangan, Bulog SUMUT Tekan Biaya Pakan Peternak

Stabilisasi Harga Pangan, Bulog SUMUT Tekan Biaya Pakan Peternak Kredit Foto: Khairunnisak Lubis
Warta Ekonomi, Sumatera Utara -

Perum BULOG Kantor Wilayah Sumatera Utara telah menyalurkan 3.048 ton jagung pakan melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Jagung Pakan (JPK). Realisasi tersebut mencapai 84,64 persen dari total penugasan sebanyak 3.601 ton untuk 28 peternak ayam petelur di Sumatera Utara.

Penyaluran jagung tersebut menjangkau enam wilayah, yakni Deli Serdang, Binjai, Langkat, Serdang Bedagai, Simalungun, dan Asahan. Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah menekan biaya produksi peternak sekaligus menjaga stabilitas pasokan dan harga telur ayam di pasaran.

Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil Sumatera Utara, R. Darma Wijaya, mengatakan pihaknya terus mengoptimalkan penyaluran jagung SPHP agar seluruh peternak penerima manfaat mendapatkan pasokan sesuai ketentuan Badan Pangan Nasional (Bapanas).

"Dari total penugasan 3.601 ton, telah terealisasi 3.048 ton atau 84,64 persen. Kami akan terus mengoptimalkan penyaluran agar seluruh peternak penerima manfaat mendapatkan jagung pakan sesuai ketentuan," ujar Darma, Jumat (6/11/2026).

Menurutnya, jagung merupakan komponen utama dalam pakan ayam petelur dengan porsi sekitar 50 persen. Saat ini, harga jagung pakan di pasaran Sumatera Utara berkisar Rp7.400 hingga Rp7.800 per kilogram. Sementara melalui program SPHP, peternak yang terdaftar dapat memperoleh jagung dengan harga Rp5.000 per kilogram di gudang BULOG.

Selisih harga tersebut diharapkan mampu mengurangi beban biaya produksi peternak, mengingat tingginya komponen biaya pakan dalam usaha peternakan ayam petelur. Dengan biaya produksi yang lebih terkendali, stabilitas harga telur di tingkat peternak hingga konsumen juga diharapkan dapat terjaga. Darma menegaskan jagung SPHP wajib digunakan untuk kebutuhan pakan ternak dan tidak boleh diperjualbelikan kembali. Penyalahgunaan akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan.

Baca Juga: Stok Beras Bulog Menggunung 4,6 Juta Ton, Kualitas Jadi Ancaman

Dukungan terhadap peternak mikro ini juga diperkuat melalui sinergi BULOG, Bapanas, dan ID FOOD dalam kegiatan Sinergi BUMN Pangan Bersama Peternak Ayam Petelur Mikro di Kabupaten Langkat. Dalam kegiatan tersebut dilakukan penyerahan simbolis jagung SPHP kepada empat anggota koperasi PPN Sumatera Utara.

Selain penyediaan jagung pakan, BULOG bersama ID FOOD juga menjalankan program pembelian telur ayam senilai Rp30 miliar untuk seluruh Indonesia. Program yang dilaksanakan secara bertahap hingga Desember 2026 ini bertujuan memperkuat penyerapan hasil produksi peternak sekaligus menjaga keseimbangan rantai pasok pangan dari hulu hingga hilir.

BULOG Kanwil Sumut memastikan optimalisasi penyaluran jagung SPHP terus dilakukan melalui koordinasi dengan Bapanas, pemerintah daerah, dan para peternak. Sinergi penyediaan pakan dan penyerapan telur tersebut diharapkan dapat memperkuat keberlangsungan usaha peternak mikro sekaligus menjaga stabilitas harga dan ketersediaan telur ayam bagi masyarakat.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Khairunnisak Lubis
Editor: Fajar Sulaiman