- Home
- /
- EkBis
- /
- Agribisnis
Hampir 2.000 Kopdes Merah Putih Terjangkau Bulog, 624 Ton Beras Masuk Pesanan
Kredit Foto: Khairunnisak Lubis
Perum Bulog telah mencatat cakupan pelayanan kepada 1.985 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) atau Kopdes di berbagai wilayah Indonesia. Terdiri atas 736 koperasi yang telah mendapatkan pelayanan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).
Sementara sebanyak 1.249 koperasi lainnya yang masuk dalam proses pelayanan dengan total Purchase Order (PO) mencapai 624.000 kilogram atau 624 ton beras.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan bahwa percepatan operasionalisasi Kopdes Merah Putih merupakan langkah penting dalam memperkuat perekonomian desa, sekaligus membangun jaringan distribusi pangan yang semakin dekat dengan masyarakat.
Untuk itu, kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMN, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam memastikan koperasi dapat menjalankan perannya secara optimal dan berkelanjutan.
"KDKMP diharapkan menjadi penggerak ekonomi desa sekaligus memperkuat distribusi pangan. Sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan BUMN diperlukan agar koperasi dapat beroperasi optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujar pria yang akrab disapa Zulhas tersebut di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa (13/10/2026).
Senada, Menteri Perdagangan Budi Santoso menekankan pentingnya penguatan Kopdes Merah Putih sebagai bagian dari upaya memperlancar distribusi kebutuhan pokok di seluruh wilayah Indonesia.
Melalui jaringan koperasi yang dinilai menjangkau desa dan kelurahan, distribusi barang diharapkan semakin efisien, sekaligus membuka peluang bagi masyarakat untuk memperoleh berbagai kebutuhan pangan secara lebih mudah dan terjangkau.
"KDKMP diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok sekaligus meningkatkan efisiensi rantai pasok, sehingga distribusi barang semakin efektif hingga tingkat desa dan kelurahan," kata Mendag.
Baca Juga: Bulog Cetak Rekor 4,13 Juta Ton, Tantangan Jaga Cadangan Pangan Belum Usai
Baca Juga: Bulog Longgarkan Aturan untuk Kopdes Merah Putih, Pesanan Beras SPHP Tak Dibatasi 2 Ton
Baca Juga: Utang Kopdes Tembus Rp240 Triliun, Bos Agrinas: Urusan Bayar Ada di Kemenkeu
Direktur Utama Perum Buloh Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan bahwa pihaknya siap mendukung penuh penguatan operasional Kopdes Merah Putih melalui optimalisasi pasokan dan pelayanan distribusi beras SPHP di seluruh Indonesia.
Dengan cakupan pelayanan yang terus berkembang, Bulog berupaya menjadikan KDKMP sebagai salah satu jaringan distribusi strategis yang mampu menjembatani ketersediaan stok pangan dengan kebutuhan masyarakat secara lebih luas. Sekaligus mendukung upaya pemerintah menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan.
"Bulog berkomitmen menjaga kesiapan pasokan dan memperkuat pelayanan distribusi beras SPHP sesuai penugasan pemerintah. Kami berharap KDKMP semakin berperan dalam mendekatkan akses pangan kepada masyarakat serta mendukung stabilisasi pasokan dan harga," ungkap Ahmad.
Adapun dalam kegiatan monitoring operasionalisasi KDKMP di Kabupaten Sukoharjo pada Selasa (13/10/2026) hari ini, dilakukan pemantauan serentak terhadap 107 titik Kopdes Merah Putih. Khusus pada 107 titik KDKMP yang menjadi sasaran monitoring, total pemesanan beras SPHP tercatat mencapai 53.500 kilogram atau 53,5 ton.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Maulandy Rizky Bayu Kencana
Editor: Dian Ihsan