Portal Berita Ekonomi Selasa, 17 Januari 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • Dialog Nasional - Habieb Rizieq serukan Dialog Nasional untuk menjaga keutuhan NKRI dari ancaman perpecahan.
  • Finansial - LPS sebut jumlah rekening simpanan berjenis deposito mengalami kenaikan tertinggi sebesar 1,75% pada November tahun lalu dibandingkan dengan Oktober.
  • BKSL - PT Sentul City Tbk. membidik perolehan prapenjualan atau marketing sales sebanyak Rp1,2 triliun sepanjang tahun ini.
  • Pertambangan - Papua minta dilibatkan dalam pembahasan terkait kelangsungan kontrak karya PT Freeport Indonesia.
  • Digital Economy - Penyedia teknologi untuk pemesanan transportasi, Grab, menargetkan pertumbuhan lebih dari 300% dengan meningkatkan kualitas teknologi.
  • Infrastruktur - PT Hutama Karya (Persero) memastikan empat ruas tol Trans Sumatera bisa beroperasi pada tahun ini.
  • BMRI - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. menyiapkan sistem pembayaran nontunai pada perhelatan pekan fesyen tahunan Indonesia Fashion Week (IFW) 2017.
  • Google - Besok (18/1) Dirjen Pajak akan panggil Google mengenai masalah pajak
  • Aceh - Gempa bumi berkekuatan 5,6 Skala Richter (SR) mengguncang Aceh.
  • Piala Presiden - PSSI akan menggunakan regulasi baru di Piala Presiden

Dubes Asing Pandang Indonesia Sebagai Pemain Penting

Foto Berita Dubes Asing Pandang Indonesia Sebagai Pemain Penting
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengungkapkan delapan duta besar baru negara sahabat yang telah menyerahkan surat kepercayaan kepada Presiden Joko Widodo menyampaikan apresiasi peran Indonesia di dunia internasional.

"Semua dubes yang baru saja menyerahkan surat kepercayaan menilai peran Indonesia yang sangat penting bagi kawasan dan dunia internasional," kata Retno di Istana Merdeka Jakarta, Kamis (12/1/2017).

Dia mengngkapkan beberapa dubes secara khusus mengungkapkan apresiasi tinggi mereka untuk peran Indonesia di ASEAN dan isu-isu kemanusiaan.

"Terkait dengan isu di Rakhine State (Myanmar) sangat dicermati dan diapresiasi oleh hampir semua dubes yang tadi berbicara dengan Presiden," kata Retno.

Para dubes juga memuji pertumbuhan ekonomi Indonesia yang relatif lebih tinggi dari rata-rata pertumbuhan ekonomi dunia.

"Dan mereka ingin meningkatkan kerja sama di bidang ekonomi di Indonesia, misalnya Bangladesh secara spesifik terdapat keinginan yang sangat kuat untuk meningkatkan kerjasama ekonomi dengan Indonesia," kata Retno.

Menlu mengungkapkan Bangladesh yang berpendudak hampir 170 juta telah mengimpor 150 gerbong kereta api dari Indonesia tahun lalu. "Tahun ini kita sedang berusaha untuk meningkatkan ekspor gerbong kereta api kita di sana," kata Retno.

Bangladesh juga memerlukan batu bara untuk mendukung industrinya. Sedangkan Prancis membicarakan kolaboarsi untuk proses perdamaian Palestina dan Indonesia mendukung inisiatif Prancis untuk menggelar konferensi perdamaian internasional.

"Saya sendiri hadir pada bulan Juni yang lalu dan Januari ini tanggal 15 akan ada pertemuan yang kedua, namun saya tidak bisa hadir karena PM (Jepang) Shinzo Abe ada di sini sehingga wakil menlu yang akan hadir," kata Retno.

Retno menegaskan Indonesia bersama Prancis dan banyak negara lainnya berusaha mendukung proses perdamaian internasional di Palestina dan Israel.

Sedangkan dengan Maroko, Indonesia membahas kerja sama kontraterorisme dan bekerja sama mempromosikan Islam yang moderat. "Itu yang menjadi fokus dengan Maroko," kata Retno.

Sedangkan dengan Portugal, kata Retno, Presiden Jokowi membicarakan hubungan budaya Indonesia dengan Portugal cukup bagus, dan mereka ingin juga meningkatkan kerjasama ekonomi.

Dengan Dubes AS, Presiden mengaku sudah menelpon Presiden terplih Donald Trump dan AS juga bicara mengenai komitmen meneruskan kemitraan komprehensif dengan Indoensia.

"Juga secara spesifik, ambassdor (AS) mengapareasi peran-peran yang dimainkan oleh Indonesia, baik di kawasan maupun di dunia internasional," kata Retno.

Dengan Rwanda, lanjut Menlu, Presiden membicarakan perdagangan karena pada 2016 perdagangan Indonesia ke Rwanda naik 12 kali lipat.

"Penduduknya memang tidak begitu banyak, 12 juta, tetapi kalau kita lihat tren pendagangannya sangat promoising (menjanjikan) karena itu kita ingin terus meningkatkan kerja sama di bidang ekonomi," kata Retno sembari menyatakan Rwanda ingin membuka kedutaan besar di Indonesia.

Sementara dengan Kepulauan Marshall, kedua negara menyampaikan keinginan untuk terus mendukung Indonesia di berbagai isu internasional dan kepulauan itu ingin membuka dewan kehormatan di Indonesia.

Lima dubes dari delapan dubes itu berkedudukan di Jakarta, sedangkan tiga dubes lainnya berkedudukan di luar Indonesia.

"Untuk lima dubes yang berkedudukan di Jakarta adalah Prancis, Maroko, Portugal, AS, dan Bangladesh. Sementara untuk Mauritius, Rwanda, dan Marshall Island berkedudukan di luar jakarta," kata Retno.

Berikut daftar delapan Duta Besar LBBP itu:

1. Jean-Charles Berthonnet, Duta Besar LBPP Republik Prancis untuk Indonesia, di Jakarta.

2. Benabdellah Ouadia, Duta Besar LBPP Kerajaan Maroko untuk Indonesia, di Jakarta.

3. Rui Fernando Sucena Do Carmo, Duta Besar LBPP Republik Portugal untuk Indonesia, di Jakarta.

4. Joseph R. Donovan, Duta Besar LBPP Amerika Serikat untuk Indonesia, di Jakarta.

5. Mayor Jenderal Azmal Kabir, Duta Besar LBPP Republik Rakyat Bangladesh untuk Indonesia, di Jakarta.

6. Isop Patel, Duta Besar LBPP Designate Republik Mauritius untuk Indonesia, berkedudukan di Kuala Lumpur

7. Guillaume Kavuruganda, Duta Besar LBPP Republik Rwanda untuk Indonesia, berkedudukan di Singapura.

8. Tom D. Kijiner, Duta Besar LBPP Republik Kepulauan Marshall untuk Indonesia, berkedudukan di Tokyo, Jepang.

Tag: Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Retno Lestari Priansari Marsudi, Duta Besar (Dubes)

Penulis: ***

Editor: Vicky Fadil

Foto: Kemenlu

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 3,514.87 3,478.27
British Pound GBP 17,169.60 16,991.11
China Yuan CNY 1,989.13 1,969.21
Dolar Amerika Serikat USD 13,179.00 13,047.00
Dolar Australia AUD 10,171.55 10,063.15
Dolar Hong Kong HKD 1,699.24 1,682.01
Dolar Singapura SGD 9,827.01 9,722.78
EURO Spot Rate EUR 14,736.76 14,583.94
Ringgit Malaysia MYR 3,292.28 3,255.24
Yen Jepang JPY 13,026.59 12,889.75

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5266.938 -3.073 541
2 Agriculture 1885.940 12.223 21
3 Mining 1396.131 1.193 43
4 Basic Industry and Chemicals 534.340 -1.838 66
5 Miscellanous Industry 1334.917 11.556 42
6 Consumer Goods 2335.552 -13.929 39
7 Cons., Property & Real Estate 518.602 0.971 63
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1053.013 5.208 56
9 Finance 801.764 0.204 89
10 Trade & Service 847.173 -4.711 122
No Code Prev Close Change %
1 BINA 338 422 84 24.85
2 OASA 292 364 72 24.66
3 HOTL 149 180 31 20.81
4 BIPI 115 137 22 19.13
5 SMDM 81 95 14 17.28
6 SSIA 525 605 80 15.24
7 IBST 1,850 2,100 250 13.51
8 BOLT 855 970 115 13.45
9 MYTX 62 70 8 12.90
10 NRCA 386 434 48 12.44
No Code Prev Close Change %
1 PLAS 320 248 -72 -22.50
2 TALF 420 360 -60 -14.29
3 CENT 161 142 -19 -11.80
4 BNLI 745 670 -75 -10.07
5 JAWA 173 157 -16 -9.25
6 MCOR 212 193 -19 -8.96
7 AMRT 615 560 -55 -8.94
8 LMPI 162 148 -14 -8.64
9 INAF 4,100 3,750 -350 -8.54
10 SMBR 2,180 1,995 -185 -8.49
No Code Prev Close Change %
1 BIPI 115 137 22 19.13
2 BUMI 410 420 10 2.44
3 DSFI 164 175 11 6.71
4 MCOR 212 193 -19 -8.96
5 WSBP 585 590 5 0.85
6 LEAD 128 133 5 3.91
7 INCO 2,510 2,490 -20 -0.80
8 BRMS 77 80 3 3.90
9 SSIA 525 605 80 15.24
10 AGII 910 915 5 0.55