Portal Berita Ekonomi Rabu, 26 Juli 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 21:36 WIB. Pilpres- Pengamat Politik J Wisnu Kasdulah menilai duet SBY-Prabowo bisa jadi ancaman bagi pencapresan Jokowi di 2019.
  • 21:33 WIB. BI- Gubernur BI Agus Martowardojo meminta daerah jangan terlalu terpaku pada harga komoditas yang lagi bagus di Pasar Global.
  • 21:26 WIB. Pilpres- Ketum Gerindra Prabowo S dan Ketum Partai Demokrat SBY akan menggelar pertemuan besok di Cikeas membahas Pilpres 2019.
  • 21:24 WIB. DPR- Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengkritik keras rencana pemerintah yang akan menggunakan dana tabungan haji untuk infrastruktur.
  • 21:22 WIB. KTA- Mendagri Tjahjo Kumolo menyatakan kementeriannya telah menerbitkan Permendagri terkait Kartu Identitas Anak (KTA).
  • 21:19 WIB. Angket- Fraksi PAN di DPR kemungkinan besar akan cabut kadernya dari keanggotaan Pansus Angket tentang KPK.
  • 21:18 WIB. e-KTP- Mendagri Tjahjo Kumolo memastikan WNI tak boleh mengisi kolom agama di e-KTP diluar 6 agama yang ditetapkan pemerintah.
  • 21:16 WIB. Pilgub- DPD Partai Demokrat Jatim memastikan Mensos Khofifah Indar Parawansa bakal ikut bertarung di Pilgub Jatim 2018.
  • 21:14 WIB. Kontras- Mantan aktivis KontraS Haris Azhar menyebut kasus penyiraman penyidik KPK Novel Baswedan sarat intrik di internal Polisi dan KPK.
  • 21:11 WIB. Uni Eropa - Pengadilan tinggi Uni Eropa tetapkan Hamas sebagai organisasi teror.
  • 21:10 WIB. Reshuffle- Waketum PAN Taufik Kurniawan menegaskan partainya siap jika harus kehilangan kursi menteri di Kabinet Kerja.
  • 21:09 WIB. Palestina - Di forum DK PBB, pihak RI tegaskan rakyat Palestina harus bebas untuk beribadah.
  • 21:07 WIB. Taliban - Taliban serang pangkalan militer, puluhan tentara Afghanistan meninggal dunia.
  • 21:07 WIB. KPK- Pansus angket tentang KPK DPR akan memanggil mantan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi.
  • 21:06 WIB. Rusia - Rusia tegaskan akan balas sanksi baru yang dijatuhkan AS kepadanya.

PLN: Elektrifikasi Kabupaten Rohul Tinggal 39 Persen

Foto Berita PLN: Elektrifikasi Kabupaten Rohul Tinggal 39 Persen
Warta Ekonomi.co.id, Pekanbaru -

PT PLN Wilayah Riau dan Kepulauan Riau (WRKR) menyatakan tingkat elektrifikasi atau perbandingan jumlah rumah tangga yang sudah dialiri listrik di Rohul dengan belum hingga Januari 2017 tercatat 39 persen.

"Jumlah rumah tangga sudah berlistrik di Rohul baru 39 persen dari total yang ada di wilayah tersebut," kata Manajer SDM dan Umum PLN WRKR Dwi Suryo di Pekanbaru, Selasa (21/3/2017).

Menurut Dwi ini terjadi dikarenakan keterbatasan kemampuan daya dimiliki PT PLN.

Bahkan ia menjelaskan dulu pihaknya sempat menutup penerimaan pendaftaran bagi pelanggan baru.
"Ini karena kondisi sistem kemampuan daya pas-pasan, sehingga kalau ada permintaan tidak bisa diladeni," kata Dwi.

Sehingga Hal inilah yang masih berimbas kepada terdapatnya beberapa daerah di Riau belum menikmati listrik.

Menurut Dwi bahkan jumlah elektrifikasi Kabupaten Rohul ini terendah dibandingkan daerah lain.
"Artinya ada sekitar 61 persen masyarakat di Rokan Hulu, belum menikmati penerangan listrik," terang Dwi.

Dwi menyebutkan dari 268 Desa belum dialiri listrik di Riau hampir separuhnya itu berada di wilayah Rohul.

"Dari 268 desa belum dialiri listrik terbanyak desanya seratus lebih berlokasi di Rohul,"terangnya.

Kondisi ini sebut Dwi yang menyebabkan tingkat elektrifikasi di Rohul terendah dari semua daerah.

Namun demikian Sebut Dwi guna mencapai elektrifikasi 100 persen yang ditargetkan nasional pada 2019 bagi semua wilayah di Riau.

Pihaknya secara bertahap sudah melakukan beberapa upaya. Menambah kapasitas dengan pembangunan pembangkit baru.

Misalkan sebut Dwi mencontohkan dengan sudah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo Sabtu (18/3) kemaren pembangkit listrik tenaga gas (PLTG) mobile plant (MPP) Balai Pungut Provinsi Riau berkapasitas 3 x 25 MW dan beroperasi pada 13 Nopember 2016.

Selanjutnya tidak lama lagi PLTU Tenayan 2x110MW akan diresmikan oleh Presiden.

"Kini sudah beroperasi kedua unitnya dan sudah dapat sertifikat layak operasi dari Dirjen Tenaga Listrik," katanya menambahkan.

Selanjutnya menghadirkan gardu induk di masing-masing kabupaten.

"2016 sudah ada tambahan gardu induk Tenayan Raya, Pasir Putih, dan Pangkalan Kerinci," terang dia.

Ketiga sambung itu sudah beroperasi dan miliki sertifikat serta bisa mengaliri hingga wilayah Pelalawan.

Disisi lain Anggota DPRD Riau dari Komisi D Erizal Muluk mengimbau sebagai mitra kerja PLN, bisa mengakomodir keinginan masyarakat Rohul serta melakukan perencanaan.

Jika PLN belum mampu melakukan perencanaan maka disarankan sharing dengan Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Provin Riau.

"ESDM kan ikut program membangun listrik di desa Riau, jadi bukan harus PLN saja," saran Erizal.

Karena nilaiya di ESDM juga punya dana juga untuk membangun listrik di desa.

"Misalkan listrik masuk desa, jadi jangan bekerja sendiri-sendiri," tegasnya.

Ia bahkan menyarankan untuk merancang pembangunan kedua belah pihak bisa saling terbuka seberapa kemampuan masing-masing, sehingga apa yang bisa dibangun PLN sisanya ditambahkan oleh ESDM. (Ant)

Tag: PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (PLN), pekan baru

Penulis: ***

Editor: Vicky Fadil

Foto: Youtube.com

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,573.98 3,537.30
British Pound GBP 1.00 17,456.14 17,278.94
China Yuan CNY 1.00 1,984.48 1,964.64
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,401.00 13,267.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,605.55 10,496.85
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,715.88 1,698.50
Dolar Singapura SGD 1.00 9,836.32 9,734.39
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,614.85 15,453.40
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,128.88 3,095.43
Yen Jepang JPY 100.00 11,979.08 11,856.12

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5800.206 -13.329 558
2 Agriculture 1772.884 -2.241 18
3 Mining 1465.301 5.157 44
4 Basic Industry and Chemicals 612.195 -1.939 67
5 Miscellanous Industry 1386.417 1.397 41
6 Consumer Goods 2484.457 -30.445 45
7 Cons., Property & Real Estate 481.634 0.333 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1196.048 -6.175 60
9 Finance 963.563 4.319 89
10 Trade & Service 922.973 -1.862 129
No Code Prev Close Change %
1 PADI 510 635 125 24.51
2 MLIA 494 565 71 14.37
3 MFMI 850 970 120 14.12
4 KICI 160 178 18 11.25
5 KARW 200 220 20 10.00
6 BIPI 103 113 10 9.71
7 DOID 680 745 65 9.56
8 TINS 745 815 70 9.40
9 BRAM 13,700 14,975 1,275 9.31
10 BKDP 80 87 7 8.75
No Code Prev Close Change %
1 ENRG 400 300 -100 -25.00
2 HDFA 240 193 -47 -19.58
3 FINN 404 350 -54 -13.37
4 PNBS 128 112 -16 -12.50
5 KIAS 105 92 -13 -12.38
6 APII 266 238 -28 -10.53
7 JECC 5,850 5,325 -525 -8.97
8 CKRA 88 81 -7 -7.95
9 MBAP 1,950 1,800 -150 -7.69
10 SSTM 515 480 -35 -6.80
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 370 370 0 0.00
2 WSBP 452 472 20 4.42
3 TLKM 4,720 4,700 -20 -0.42
4 DOID 680 745 65 9.56
5 AISA 1,185 1,175 -10 -0.84
6 BIPI 103 113 10 9.71
7 STAR 73 71 -2 -2.74
8 PBRX 505 505 0 0.00
9 BBCA 18,575 18,775 200 1.08
10 TINS 745 815 70 9.40