Market Indices

Hatta Rajasa : Kerja Keras Penentu Kemenangan

Oleh Ihsan - Rubrik Politik

16 November 2013 04:31:00 WIB

WE.CO.ID - Ketua Umum Partai Amanat Nasional Hatta Rajasa hadir dalam konsolidasi pemenangan Pemilu 2014 yang diikuti oleh tiga daerah pemilihan di Jawa Barat yakni Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Cianjur dan Kota Depok.

Dalam pidato politiknya, Hatta menyampaikan bahwa kerja keras para kader menjadi kemenangan bagi partai tersebut meraih sukses di Pemilu 2014.

"Tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini. Kerja keras kita bersama menentukan kemenangan," kata Hatta di hadapan ratusan kader dan calon anggota legeslatif PAN, di Kota Bogor, Jumat.

Hatta menyebutkan, kemenangan Bima Arya sebagai Wali Kota Bogor terpilih membutikkan tidak ada yang tidak mungkin dapat diraih.

"Terpilihnya dia mengingatkan saya akan Wali Kota Shanghai yang kini terpilih menjadi pemimpin Tiongkok," ujarnya.

Di hadapan kadernya, Hatta menuturkan, rapat koordinasi DPP PAN yang berlangsung kemarin malam, merupakan tindak lanjut dari rapat sebelumnya yang menyatakan setiap daerah pemilih harus bertanggungjawab untuk mendapatkan satu kursi dalam Pileg mendatang.

"Di Jawa Barat ada 11 dapil artinya ada 11 kursi. Ini sudah menjadi keputusan partai, harus disukseskan. Jika di Kota Bogor bisa dimenangkan oleh Bima, mungkin Kota Bogor bisa meraih 11 kursi," ujarnya.

Kapada seluruh kadernya, Hatta menyebutkan, kader harus bekerja keras menjemput kemenangan. DPP bertindak sebagai pendorong dengan menyiapkan segala kebutuhan untuk mendukung kemenangan kader PAN di daerah.

Ia menganalog, bahwa dalam pertempuran, logistik bukan menjadi penentu kemenangan, tapi semangat dan kerja keraslah yang menentukan.

"Logistik adalah pelengkap jangan dijadikan tujuan dalam kemenangan," ujar Hatta.

Selain itu, Hatta juga mengingatkan para kadernya untuk fokus demi kemenangan partainya, tanpa membedakan lawan dan teman serta daerah pemilihan. Semua harus melakukan sosialisasi secara merata tanpa memilih tempat yang disukai atau tidak.

"Fokus pada kemenangan partai. PAN pembawa perubahan, kader harus bisa beradaptasi dengan perubahan dan mengispirasi perubahan. Bertekad membawa kemajuan," ujarnya.

Hatta juga menyemangati para kadernya, mengingat posisinya sebagai Menteri Koordinator Perekonomian, diharapkan ke depan dapat membawa perubahan bangsa Indonesia melalui kepemimpinan PAN. (Ant)

Foto :

Recomended Reading

Kabar EkBis

01 September 2014 - Ekonomi Bisnis

Sambut MEA 2015, KKP Siapkan SDM Unggul

01 September 2014 - Penerbangan

Garuda akan Terbangkan 83.144 Calon Haji

01 September 2014 - Agrikultur

BI Bantu Petani Bawang di Simalungun

Executive Brief

BI: Surplus neraca perdagangan Indonesia pada Juli 2014 lebih baik dari perkiraan bank sentral.

Bappenas sandingkan program prioritas Jokowi dengan program kebijakan SBY.

Pengamat: Pemerintah perlu genjot pertumbuhan ekonomi yang lambat.

BI isyaratkan akan terus menahan suku bunga acuan.

BPS catat kenaikan tarif tenaga listrik menjadi salah satu komoditas penyumbang laju inflasi.

KSEI harapkan bank pembayaran transaksi bursa terintegrasi dengan fasilitas AKSes.

Wamenkeu: Target laju inflasi hingga akhir 2014 sebesar 5,3 persen dapat tercapai.

OJK akan bentuk tim pengembang surat utang.

Pengamat: Pembiayaan perbankan nasional masih terbatas dalam pembangunan infrastruktur.

OJK: Tingkat kepercayaan investor terhadap instrumen investasi reksa dana meningkat.

Harga kebutuhan pokok di Biak Numfor relatif stabil.

Pemerintah siapkan langkah terobosan untuk dorong pemulihan hutan yang alami kebakaran.

Penjualan BBM bersubsidi jenis premium dan solar di Biak Numfor masih normal. 

Bali raih devisa sebesar 50.745,77 dolar AS dari ekspor kerajinan tulang.

Selandia Baru nilai Makassar tempat yang menjanjikan di bidang investasi pangan. 

BI sarankan industri hijau cari pasar baru.

Hipmi usulkan agar pemerintah tidak naikkan harga solar bersubsidi.

Peluang industri nutrisi termasuk susu di Indonesia dinilai semakin prospektif.

Citilink Indonesia bersinergi dengan operator akomodasi pariwisata Best Western International.

Garuda Indonesia akan lakukan investigasi penyebab meninggalnya Kapten Ramdanto.

Recommended Reading

Selasa, 02/09/2014 05:58 WIB

Hatta Ucapkan Selamat Kepada Jokowi

Senin, 01/09/2014 16:04 WIB

OJK Cabut Izin PT Cahyagold Prasetya Finance

Senin, 01/09/2014 14:07 WIB

BPS: Ekspor Juli 2014 Turun 6,03%

Senin, 01/09/2014 13:17 WIB

BPS Catat Inflasi Agustus 2014 Sebesar 0,47%

Senin, 01/09/2014 05:59 WIB

Manufacturing Hope 142 - Agar Aset Rp30 Triliun Tidak Mubazir

Minggu, 31/08/2014 10:46 WIB

Kolom Yuswohady: Kelas Menengah Muslim dan Pasar Halal

Minggu, 31/08/2014 10:12 WIB

Kolom: Pekerjaan Rumah Pemerintah Baru

Sabtu, 30/08/2014 18:08 WIB

Kadin Apresiasi Kebijakan Tegas Terkait BBM

Entertainment & Life Style

31 Agustus 2014 - Olahraga

Chelsea Tundukkan Everton