Portal Berita Ekonomi Jum'at, 20 Januari 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • Obligasi - Reliance Capital Management optimistis rating surat utang WOM Finance tidak akan turun setelah akuisisi rampung.
  • Gambia - Gambia melakukan pelantikan presiden baru, Adama Barrow, di Senegal.
  • NISP - PT Bank OCBC NISP Tbk. mengincar nasabah super kaya  di bisnis kartu kreditnya tahun ini.
  • NISP - PT Bank OCBC NISP Tbk. meluncurkan OCBC NISP Voyage, kartu kredit yang terbuat dari logam.

REI Belum Targetkan Penjualan 2017 Karena Tahun Ini Tidak Tercapai

Foto Berita REI Belum Targetkan Penjualan 2017 Karena Tahun Ini Tidak Tercapai
Warta Ekonomi.co.id, Semarang -

Real Estate Indonesia (REI) Jawa Tengah sejauh ini belum menargetkan penjualan pada 2017 mengingat target pada tahun ini tidak tercapai.

Pada 2016, REI Jawa Tengah menargetkan penjualan rumah di setiap pelaksanaan REI ekspo 70 unit yang artinya jika REI ekspo dilakukan 10 kali total penjualan bisa mencapai 700 unit.

"Tetapi realisasinya untuk penjualan pada tahun ini tidak lebih dari 500 unit rumah," kata Wakil Ketua REI Jawa Tengah Bidang Promosi, Humas, dan Publikasi Dibya K Hidayat di Semarang, Rabu (21/12/2016).

Dia mengakui penurunan terus terjadi sejak 2014 ke 2015 dan berlanjut dari 2015 ke 2016. Berdasarkan data REI Jateng, penjualan rumah pada pelaksanaan pameran di sepanjang 2014 mencapai angka 1.031 unit.

Selanjutnya, angka ini turun menjadi 650 unit pada 2015 dan kembali turun pada 2016.

Mengenai hal itu, Dibya mengakui penurunan tersebut merupakan dampak dari penurunan situasi ekonomi yang membuat masyarakat masih enggan untuk melakukan investasi.

Meski demikian, pihaknya optimistis kondisi tersebut hanya berlangsung sementara.

Pihaknya menilai bagaimana pun rumah merupakan kebutuhan primer yang harus dipenuhi.

"Dalam hal ini mereka hanya menunggu waktu yang tepat untuk melakukan pembelian. Kami dari REI berharap penjualan di tahun 2017 akan membaik, meski begitu kami belum menentukan targetnya," katanya.

Pihaknya berharap ke depan akan semakin banyak peraturan dari Bank Indonesia dan pemerintah yang bersifat mendukung investasi sehingga pertumbuhan di sektor properti semakin positif.

"Saya pribadi optimistis mengingat kondisi fundamental ekonomi dalam negeri sejauh ini cukup stabil di tengah kelesuan kondisi ekonomi yang terjadi secara global. Harapannya juga program amnesti pajak yang diberlakukan oleh pemerintah akan memberikan dampak positif bagi investasi khususnya properti," katanya. (Ant)

Tag: Real Estate Indonesia (REI), Jawa Tengah, Properti

Penulis: ***

Editor: Sucipto

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 3,514.87 3,478.27
British Pound GBP 17,169.60 16,991.11
China Yuan CNY 1,989.13 1,969.21
Dolar Amerika Serikat USD 13,179.00 13,047.00
Dolar Australia AUD 10,171.55 10,063.15
Dolar Hong Kong HKD 1,699.24 1,682.01
Dolar Singapura SGD 9,827.01 9,722.78
EURO Spot Rate EUR 14,736.76 14,583.94
Ringgit Malaysia MYR 3,292.28 3,255.24
Yen Jepang JPY 13,026.59 12,889.75

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5298.948 4.164 539
2 Agriculture 1918.809 -0.646 21
3 Mining 1397.304 -5.931 43
4 Basic Industry and Chemicals 537.652 1.169 66
5 Miscellanous Industry 1351.421 3.608 42
6 Consumer Goods 2345.216 -7.413 39
7 Cons., Property & Real Estate 523.147 1.423 61
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1056.979 1.438 56
9 Finance 806.126 -0.007 89
10 Trade & Service 854.274 7.991 122
No Code Prev Close Change %
1 LMAS 50 67 17 34.00
2 WICO 50 67 17 34.00
3 WAPO 53 67 14 26.42
4 UNIC 2,190 2,720 530 24.20
5 POLY 61 75 14 22.95
6 ARII 366 430 64 17.49
7 PGLI 55 61 6 10.91
8 GZCO 103 113 10 9.71
9 LPIN 5,500 6,000 500 9.09
10 ASRI 380 412 32 8.42
No Code Prev Close Change %
1 PLIN 4,850 3,640 -1,210 -24.95
2 MGNA 139 121 -18 -12.95
3 BCIP 210 183 -27 -12.86
4 OASA 454 410 -44 -9.69
5 YULE 77 71 -6 -7.79
6 BINA 466 430 -36 -7.73
7 MITI 68 63 -5 -7.35
8 MCOR 210 198 -12 -5.71
9 JKON 620 590 -30 -4.84
10 MASA 268 256 -12 -4.48
No Code Prev Close Change %
1 GZCO 103 113 10 9.71
2 ISSP 232 232 0 0.00
3 BIPI 136 141 5 3.68
4 BWPT 320 312 -8 -2.50
5 BUMI 426 420 -6 -1.41
6 SRIL 256 252 -4 -1.56
7 ASRI 380 412 32 8.42
8 BABP 76 79 3 3.95
9 PBRX 432 440 8 1.85
10 LMAS 50 67 17 34.00