Portal Berita Ekonomi Kamis, 24 Agustus 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 15:40 WIB. Gedung DPR - DPR minta Kementerian PUPR analisis kemiringan gedung Nusantara I.
  • 15:39 WIB. HET Beras - Mulai 1 September pemerintah berlakukan HET tertinggi beras.
  • 15:39 WIB. Spanyol - City Football Grup mengakuisisi saham klub La Liga Girona sebanyak 44,3 persen.
  • 15:38 WIB. OTT - Menhub sebut OTT anak buahnya sebagai bukti perlawanan terhadap korupsi.
  • 15:37 WIB. OTT - Menhub sampaikan permohonan maaf secara pribadi.
  • 15:37 WIB. Freeport - DPR minta pemerintah segera putuskan divestasi saham Freeport.
  • 15:36 WIB. Freeport - DPD temu PT Freeport terkait pemecatan karyawan.
  • 15:36 WIB. Travel Fair - AirAsia siapkan 400 ribu kursi pada ajang travel fair 2017.
  • 15:35 WIB. Nontunai - Jasa Marga akan kasih diskon 10 % untuk pengguna e-toll.
  • 15:34 WIB. Kelangkaan Garam - Harga garam di pasar Kalibata capai Rp70.000/karung.
  • 15:33 WIB. Pariwisata - Menpar prediksi agent travel akan bernasib sama dengan wartel.
  • 14:02 WIB. Paris - AS Monaco dikabarkan setuju melepas bintangnya Kylian Mbappe ke PSG dengan banderol US$138 juta.

Lampaui Target, PNM Pede 2017 Bisa Tingkatkan Program Pembiayaan

Foto Berita Lampaui Target, PNM Pede 2017 Bisa Tingkatkan Program Pembiayaan
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM merupakan sebuah Lembaga Keuangan Khusus. Kelahiran PNM  bertujuan untuk menciptakan sebanyak mungkin pengusaha baru dari kalangan usaha mikro, kecil, menengah dan koperasi (UMKMK) yang tangguh, mandiri dan mampu menciptakan lapangan kerja, berdasarkan kelayakan usaha serta prinsip ekonomi pasar.

Selain penguatan permodalan, PNM memberikan penguatan dari sisi manajemen sebagai satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Secara strategis, PNM memberikan solusi finansial maupun non finansial bagi sektor UMKM.

Direktur Utama PNM, Parman Nataatmadja menjelaskan, sejak pertengahan tahun 2008, PNM melakukan transformasi bisnis antara lain dengan mereposisi bisnis dan memperluas layanan langsung kepada UMK melalui Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM). “Langkah transformasi ditempuh dalam rangka memperluas jangkauan layanan dan dukungan kepada UMK & Koperasi, serta menjaga kesinambungan perusahaan dengan akan berakhirnya pengelolaan Kredit Program eks Kredit Likuiditas Bank Indonesia (KLBI),” jelas Parman di Jakarta, Minggu (1/1/2017)

Lanjutnya, model pembiayaan ULaMM berupa layanan pinjaman modal dilakukan secara langsung, baik kepada perorangan atau pinjaman untuk Badan Usaha, yang disertai bimbingan untuk mengembangkan usahanya. Dukungan yang diberikan meliputi pemberian konsultasi, pelatihan, pendampingan maupun pengelolaan keuangan dan akses pasar. 

Sebagai pilot project, pada pertengahan tahun 2008, kelahiran UlaMM tersebar hanya di 12 wilayah di DKI dan Jawa Barat. Dalam perkembangannya ULaMM menjadi gerai layanan di bawah satu atap (one stop shopping) bagi para pengusaha mikro dan kecil. “Hal ini memungkinkan karena ULaMM dilengkapi berbagai dukungan teknis bagi peminjam. Tujuannya membantu UMK & Koperasi agar berkembang sekaligus mempercepat kemajuan usahanya,” ungkap Parman.  

Sementara itu, pada Januari 2016 PNM yang dapat Penyertaan Modal Negara (PMN) dari pemerintah sebesar Rp 1 triliun untuk pembiayaan serta pemberdayaan sektor usaha mikro melahirkan produk baru yang dikenal dengan Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera). 

PNM Mekaar sebuah produk pemberdayaan yang dikhususkan bagi perempuan (ibu rumah tangga) Pra-Sejahtera Produktif melalui penerapan pembiayaan secara kelompok.  “Mekaar menjadi salah satu produk primadona di sektor  pembiayaan mikro prasejahtera produktif, karena Mekaar merupakan satu-satunya produk pembiayaan milik Negara yang menyasar pada sektor pelaku usaha mikro pra-sejahtera,” kata Parman. 

Mekaar yang difokuskan bagi kaum ibu-ibu rumah tangga produktif ini mengawali project-nya pada Januari 2016 dengan hanya satu cabang dengan satu wilayah usaha di Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara. Berkat kegigihan dan komitmen insan PNM, hingga akhir Desember 2016 PNM Mekaar telah memiliki 372 kantor cabang serta mengkoordinir 1.244 Kecamatan di seluruh Indonesia hingga pelosok desa.

Bahkan hingga akhir 2016, Mekaar (membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) telah  menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 866 miliar kepada 430 ribu wanita pelaku usaha mikro kecil dari kalangan pra-sejahtera. Jumlah tersebut melampaui target yang ditetapkan Menteri BUMN pada awal peluncuran Mekaar, yakni sebanyak 400 ribu ibu rumah tangga. Sedangkan tahun 2017, PNM menargetkan mampu meningkatkan jumlah nasabah Mekaar hingga 2 juta orang.

Dari sisi kinerja operasional, sepanjang tahun 2016 PNM telah menyalurkan pembiayaan kepada sektor UMKM hingga Rp 5.45 triliun. Jumlah tersebut lebih tinggi 1.5 % dibandingkan target yang telah ditetapkan pada awal 2016 sebesar Rp 5.37 triliun. 

Guna meningkatkan pelayanan kepada nasabah, PNM telah memiliki jaringan layanan PNM ULaMM dan Mekaar melalui 1.110 kantor cabang seluruh Indonesia lebih di 4.000 kecamatan. Sejak awal beroperasi hingga akhir Desember 2016, ULaMM telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 26.02 triliun kepada 4.083.331 para pelaku UMK. 

Sekedar catatan, Pada 2017 targetkan untuk melakukan perluasan kantor ULaMM menjadi 1.800 kantor. Saat ini kantor ULaMM sudah berada di 33 provinsi. Mayoritas beberapa wilayah, mulai dari Sabang sampai Merauke, sudah masuk dalam wilayah bisnis PNM. Hanya saja beberapa wilayah seperti Kalimantan, Nusa Tenggara Timur (NTT), Papua dan Papua Barat akan diperluas dan diperkuat menjadi sasaran pengembangan bisnis Mekaar. 

Tag: PT Permodalan Nasional Madani (Persero) (PNM), pembiayaan

Penulis/Editor: Vicky Fadil

Foto: Vicky Fadil

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,578.84 3,542.82
British Pound GBP 1.00 17,160.09 16,987.43
China Yuan CNY 1.00 2,017.44 1,997.29
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,421.00 13,287.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,601.25 10,487.43
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,715.32 1,698.08
Dolar Singapura SGD 1.00 9,862.58 9,762.67
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,838.12 15,674.67
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,137.95 3,104.44
Yen Jepang JPY 100.00 12,294.80 12,170.93

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5914.024 33.727 559
2 Agriculture 1749.119 -1.495 18
3 Mining 1548.199 28.971 44
4 Basic Industry and Chemicals 608.159 -3.067 67
5 Miscellanous Industry 1350.370 5.613 41
6 Consumer Goods 2496.745 27.019 45
7 Cons., Property & Real Estate 508.032 -0.290 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1252.484 7.329 60
9 Finance 993.787 5.533 89
10 Trade & Service 921.814 2.030 130
No Code Prev Close Change %
1 TRAM 110 148 38 34.55
2 OKAS 102 137 35 34.31
3 PGLI 90 110 20 22.22
4 BMAS 360 438 78 21.67
5 PEGE 240 280 40 16.67
6 INDY 1,030 1,200 170 16.50
7 LEAD 61 71 10 16.39
8 MFMI 700 800 100 14.29
9 GOLD 570 650 80 14.04
10 MREI 3,120 3,500 380 12.18
No Code Prev Close Change %
1 TALF 334 274 -60 -17.96
2 IKBI 426 364 -62 -14.55
3 GMTD 7,900 7,000 -900 -11.39
4 PSDN 230 206 -24 -10.43
5 SDPC 118 110 -8 -6.78
6 BRAM 9,100 8,525 -575 -6.32
7 CARS 1,475 1,385 -90 -6.10
8 ARTA 284 268 -16 -5.63
9 BTEK 167 159 -8 -4.79
10 BVIC 238 228 -10 -4.20
No Code Prev Close Change %
1 LEAD 61 71 10 16.39
2 TRAM 110 148 38 34.55
3 IKBI 426 364 -62 -14.55
4 MBSS 380 398 18 4.74
5 DGIK 58 63 5 8.62
6 INDY 1,030 1,200 170 16.50
7 BUMI 268 284 16 5.97
8 MAMI 84 86 2 2.38
9 PBRX 440 444 4 0.91
10 ADRO 1,860 1,955 95 5.11