Portal Berita Ekonomi Sabtu, 22 Juli 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 17:41 WIB. Pilpres - Prabowo belum kasih sinyal maju Pilpres 2019.
  • 17:40 WIB. Pilgub Jabar - PDIP akan umumkan calon Pilkada Jabar bulan Agustus.
  • 16:16 WIB. Pilkada Sulsel - Golkar terus persiapkan Pilgub Sulsel meski Setya Novanto tersangka.
  • 16:14 WIB. Pilkada Jabar - Megawati minta kader serius menangi Pilkada Jabar.
  • 16:14 WIB. Pilkada Jateng - Sudirman Said mengaku siap maju Pilkada Jateng.
  • 16:02 WIB. Muamalat - Bank Muamalat menyerahkan bantuan pendidikan dan beasiswa Rp600 juta kepada Pesantren An Nawawi Tanara.
  • 16:01 WIB. Pegadaian - Pegadaian kembali menggelar Program Kemilau Emas dengan membagi-bagi hadiah mewah.
  • 15:59 WIB. IMF - IMF memperkirakan perekonomian Arab Saudi akan macet tahun ini dengan angka pertumbuhan mendekati nol.
  • 15:58 WIB. Vivo - Vivo Smartphone meluncurkan produk Smartphone Vivo V5s Matte Black Al Phone.
  • 15:58 WIB. LinkedIn - LinkedIn merilis hasil survei tentang Perkerjaan Impian Masa Kecil.
  • 14:45 WIB. London - Chelsea setuju untuk melepas Nemanja Matic ke Manchester United.

Pertumbuhan Permintaan Kredit Tertinggi Terjadi di Kredit Modal Kerja dan Konsumsi

Foto Berita Pertumbuhan Permintaan Kredit Tertinggi Terjadi di Kredit Modal Kerja dan Konsumsi
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Pada kuartal dua tahun ini, Bank Indonesia (BI) mencatat pertumbuhan kredit baru banyak terdapat di kredit modal kerja dan juga kredit konsumsi. Hal tersebut tercermin dari saldo bersih tertimbang (SBT) permintaan kredit baru di kuartal dua 2017 yang mencapai 84,8% atau lebih tinggi dari kuartal sebelumnya yang mencapai 52,9%.

Dalam Survei Perbankan Bank Indonesia yang dirilis akhir pekan lalu menyebutkan bahwa menguatnya pertumbuhan permintaan kredit baru terjadi pada kredit modal kerja dan kredit konsumsi. Sedangkan untuk kredit investasi tumbuh melambat. 

"Hal tersebut tercermin dari SBT kredit modal kerja yang meningkat menjadi 95,5% dari posisi sebelumnya 51,9%, SBT kredit konsumsi juga naik dari 40,5% menjadi 65,7%. Sedangkan untuk SBT kredit investasi turun dari 65,9% menjadi 40,8%,” tulis BI dalam keterangan resminya.

Pada kredit konsumsi, meningkatnya pertumbuhan permintaan kredit baru juga terjadi pada kredit kepemilikan rumah/apartemen dan kredit tanpa agunan. Sedangkan permintaan kredit kendaraan bermotor tumbuh melambat dari 18,6% menjadi 0,3%.

Melambatnya kredit kendaraan bermotor belum dipahami, lantaran rata-rata penjualan sepeda motor dan mobil di kuartal dua tahun ini lebih rendah dibanding kuartal sebelumnya. Jika dibagi berdasarkan sektor ekonomi, meningkatnya pertumbuhan permitaan kredit baru terjadi pada 12 sektor ekonomi dengan kenaikan tertinggi pada sektor perdagangan besar dan eceran. 

Jika berdasarkan orientasi penggunaannya, peningkatan permintaan kredit terjadi pada kredit impor yang meningkat menjadi 21,9% dari sebelumnya 14,9%, sedangkan untuk kredit ekspor justru mengalami pertumbuhan yang lebih lambat dari 28,5% menjadi 13,8%.

Tag: Bank Indonesia (BI)

Penulis: Gito Adiputro Wiratno

Editor: Rizka Kasila Ariyanthi

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,571.05 3,534.37
British Pound GBP 1.00 17,368.17 17,186.40
China Yuan CNY 1.00 1,986.20 1,966.33
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,390.00 13,256.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,627.64 10,514.66
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,715.13 1,697.64
Dolar Singapura SGD 1.00 9,799.47 9,697.86
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,579.27 15,420.70
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,124.13 3,090.70
Yen Jepang JPY 100.00 11,971.39 11,848.41

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5765.424 -59.784 558
2 Agriculture 1793.082 4.345 18
3 Mining 1466.837 -10.053 44
4 Basic Industry and Chemicals 618.059 -4.488 67
5 Miscellanous Industry 1398.521 -49.715 41
6 Consumer Goods 2489.161 -28.855 45
7 Cons., Property & Real Estate 483.095 -1.806 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1174.047 -13.703 60
9 Finance 945.670 -11.217 89
10 Trade & Service 918.198 2.093 129
No Code Prev Close Change %
1 HDFA 193 260 67 34.72
2 BIPP 78 100 22 28.21
3 MABA 1,215 1,515 300 24.69
4 DPNS 336 408 72 21.43
5 KOIN 286 340 54 18.88
6 FORU 191 222 31 16.23
7 PADI 340 390 50 14.71
8 TIRA 242 270 28 11.57
9 LPGI 5,350 5,950 600 11.21
10 TRAM 81 90 9 11.11
No Code Prev Close Change %
1 AISA 1,605 1,205 -400 -24.92
2 UNIT 286 220 -66 -23.08
3 TGKA 2,700 2,090 -610 -22.59
4 ASJT 775 640 -135 -17.42
5 SIMA 690 570 -120 -17.39
6 PALM 420 370 -50 -11.90
7 BBLD 685 605 -80 -11.68
8 SDRA 900 815 -85 -9.44
9 LION 930 855 -75 -8.06
10 GPRA 154 142 -12 -7.79
No Code Prev Close Change %
1 AISA 1,605 1,205 -400 -24.92
2 SRIL 356 358 2 0.56
3 LEAD 64 65 1 1.56
4 ASII 8,550 8,200 -350 -4.09
5 HOKI 404 414 10 2.48
6 ERTX 187 189 2 1.07
7 TLKM 4,630 4,560 -70 -1.51
8 TRAM 81 90 9 11.11
9 WSBP 430 430 0 0.00
10 PBRX 540 525 -15 -2.78