Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Manajemen Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VIII Maluku-Papua memasok ulang stok bahan bakar minyak (BBM) ke Kabupaten Membramo Raya setelah Agen Penyalur Minyak dan Solar (APMS) di wilayah tersebut terbakar pada 20 Oktober 2016.
"APMS sudah berjualan lagi, kami sudah pasok 50 ribu liter premium dan 10 ribu solar. Dan dalam perjalanan kami kirim 60 ribu liter premium dan 10 ribu liter solar," ujar Manager Ritel Pertamina MOR VIII Zibali Hisbuh Masih, di Jayapura, Minggu (30/10/2016).
Ia mengaku hingga kini pihaknya belum bisa mengetahui pasti apa penyebab kebakaran yang terjadi.
"Setiap ada kejadian langsung kita beri peringatan. Tapi yang di Membramo Raya masih diselidiki oleh kepolisian," kata dia.
Zibali menegaskan Pertamina kini menginginkan agar penyaluran BBM di wilayah tersebut bisa kembali normal dan kuantitas penjualannya dapat ditingkatkan.
"Sebelumnya APMS jualan seminggu tiga kali, sekarang kita minta tiap hari. Di sana konsumsinya tidak terlalu besar, baru 2.000 liter/hari," ujarnya lagi.
Secara keseluruhan, ia menegaskan Pertamina telah berkomitmen untuk terus memperluas jaringan penjualan BBM di seluruh wilayah Papua walau kondisi geografinya tergolong sulit.
"Yang palig penting kami berkomitmen untuk terus memenuhi kebutuhan BBM masyarakat. Ada rencana penambahan APMS, tapi masih kami kaji lagi bersama pihak pemerintah daerah setempat," kata Zibali. (Ant)
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Fajar Sulaiman
Tag Terkait: