Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        BNI Luncurkan BNI Digination Percepat Literasi Keuangan Secara Digital

        BNI Luncurkan BNI Digination Percepat Literasi Keuangan Secara Digital Kredit Foto: Fajar Sulaiman
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI meluncurkan program "BNI Digination", sebuah gerakan di seluruh wilayah operasional BNI untuk membantu percepatan literasi transaksi keuangan secara digital bagi masyarakat Indonesia, terutama yang memiliki akses terbatas ke lembaga-lembaga keuangan.

        Peluncuran BNI Digination ini dilaksanakan secara serentak di Malang, Jawa Timur, dan Jakarta pada hari ini. Di Malang, peluncuran BNI Digination dilaksanakan seiring dengan acara BNI HackFest 1st Round Malang.

        Sedangkan peluncuran BNI Digination di Jakarta dilaksanakan oleh Direktur Konsumer Banking BNI Anggoro Eko Cahyo, Direktur Perencanaan & Operasional BNI Bob Tyasika Ananta, SEVP Digital Banking BNI Dadang Setiabudi, dan SEVP Modal Manusia BNI Alex Denni sekaligus paparan kepada media.

        Dalam paparannya, Anggoro mengatakan gerakan ini akan membuka kesadaran publik bahwa teknologi digital dapat diaplikasikan dengan sebaik mungkin dalam meningkatkan kesejahteraan bersama seluruh masyarakat bukannya cuma milik sebagian masyarakat dan sebagai gaya hidup semata.

        "Kita ingin bangun bahwa BNI memiliki tugas untuk memanfaatkan teknologi digital bagi seluruh masyarakat bukan cuma dari sisi perbankan, tapi untuk kesejahteraan masyarakat. Itulah yang kita angkat dalam BNI Digination," ujar Anggoro saat pemaparan peluncuran BNI Digination di Jakarta, Rabu (22/2/2017).

        Beberapa produk digital yang dikembangkan oleh BNI dan perusahaan-perusahaan anak turut dipamerkan kepada media pada acara Launching BNI Digination di Jakarta. Produk-produk digital yang disiapkan BNI antara lain UNIQKU, BNI Kredit Digital (Digital Loan), BNI Vision, BNI e-Collection, BNI Digital Services, hingga Dashboard Bansos.

        Adapun, produk-produk digital yang ditampilkan perusahaan anak adalah Kredit & Asuransi Mikro Agen46 yang di-support BNI Life, E-SMART dari BNI Securities, dan Hasanah Lifestyle Banking dari BNI Syariah.

        Anggoro mengungkapkan, melalui BNI Digination, BNI menyiapkan semua layanan yang memungkinkan publik untuk aktif menjadi penyedia layanan keuangan. BNI membuat setiap orang layak menjadi bankir, meskipun tidak memiliki pengalaman atau pengetahuan awal sebagai bankir.

        "Di masa mendatang, tidak ada lagi masyarakat yang tidak terlayani oleh bank karena BNI adalah digital," tuturnya.

        Beberapa program dan produk BNI yang memungkinkan layanan perbankan dapat diberikan oleh orang nonbank antara lain adalah pembentukan Agen46 atau branchless banking BNI yang dibentuk sebagai dukungan pada program Laku Pandai Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

        Kemudian Program Warung Gotong Royong Elektronik Kelompok Usaha Bersama (e-Warong KUBE) yang merupakan Agen46 BNI yang juga memiliki tambahan layanan, yaitu sebagai penyalur bantuan sosial (kerja sama dengan Kementerian Sosial RI) dan penyalur bahan makanan bersubsidi (berstatus sebagai Rumah Pangan Kita yang dikembangkan Bulog).

        Agen46 atau Agen46 pada e-Warong KUBE sama-sama dikelola oleh warga masyarakat yang tidak memiliki pengalaman menjadi bankir, namun dengan pendekatan BNI, mereka dapat memberikan layanan perbankan.

        "Kami perhatikan semuanya, mulai dari transaksi besar hingga 'uang kecil'. Contohnya, untuk transaksi ritel, kami siapkan BNI UniqKu yang memungkinkan semua orang bertransaksi dengan telepon genggamnya. Sementara masyarakat yang membutuhkan pembiayaan, kami siapkan layanan yang semakin memudahkan, melalui BNI Digital Loan. Namun, kami tidak berhenti disitu, kami akan menggali semua ide dan inovasi baru di bidang Fintech (financial technology) dari semua kalangan termasuk komunitas Fintech. Untuk itulah, kami menggelar rangkaian BNI HackFest di mana yang pertama adalah di Malang," cetus Anggoro.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Fajar Sulaiman
        Editor: Cahyo Prayogo

        Bagikan Artikel: