Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Dedi Mulyadi Ikhlas Tak Jadi Gubernur

        Dedi Mulyadi Ikhlas Tak Jadi Gubernur Kredit Foto: Rahmat Saepulloh
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Ketua DPD I Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan posisi bakal calon gubernur dan wakil gubernur yang diusung Koalisi Sajajar pada Pemilihan Gubernur Jabar 2018 ditetapkan atas dasar kesepakatan.

        "Ketika saya pertama kali bertemu, pak Deddy Mizwar bilang, saya (Demiz) sudah tua, Dedi saja jadi gubernur. Lalu saya ngomong terbalik, saya minta Pak Demiz saja jadi gubernur," katanya, dalam siaran pers yang diterima di Purwakarta, Senin.

        Ia mengatakan, pada awalnya Demiz menawarkan posisi calon gubernur kepada dirinya. Tetapi, Dedi kemudian menawarkan balik posisi orang nomor satu di Jawa Barat itu kepada Deddy.?Kemudian setelah terjadi diskusi panjang tentang posisi gubernur dan wakil gubernur, akhirnya disepakati kalau Koalisi Sajajar (Partai Golkar dan Demokrat) mengusung pasangan bakal calon gubernur Deddy Mizwar dan wakil gubernur Dedi Mulyadi.

        "Keputusan tentang konfigurasi nama calon gubernur dan wakil gubernur itu sekaligus melahirkan tradisi baru. Biasanya, konfigurasi tersebut diatur oleh partai politik. Tapi dalam Koalisi Sajajar, posisi itu diatur berdasarkan hasil musyawarah mufakat kandidat," tambahnya.

        "Jadi posisi wakil gubernur bukan sebatas pelengkap. Prinsip di antara kita kan kesetaraan. Setara antara gubernur dan wakil gubernur. Proporsi pekerjaan yang nanti dijalankan itu sama. Yakni, sama-sama bertanggung jawab terhadap pelaksanaan visi dan misi," kata dia.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Ferry Hidayat

        Bagikan Artikel: