Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        The New Prabowo Belum Populer, Kok Bisa?

        The New Prabowo Belum Populer, Kok Bisa? Kredit Foto: Sufri Yuliardi
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Hasil survei LSI Denny JA menunjukkan bahwa "The New Prabowo" memberikan sentimen positif di masyarakat untuk memilih pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pemilu Presiden (Pilpres) 2019, namun isu tersebut belum populer.

        "Setelah kami menanyakan kepada responden, 'The New Prabowo' memberikan sentimen positif yaitu sebanyak 35,5% memilih lebih mendukung Prabowo, dan 33,5% sama saja, 9,2% lebih tidak mendukung, dan 21,8 % tidak menjawab," kata peneliti LSI Denny JA, Ardian Sopa di Jakarta, Kamis.

        Dia menjelaskan sebanyak 77,8% responden mengaku belum pernah mendengar "The New Prabowo" dan hanya 13% responden yang pernah mendengar isu tersebut.

        Karena itu dia menilai konsep The New Prabowo yang disampaikan calon wakil presiden Sandiaga Uno belum populer di masyarakat karena kurang dari 20 % masyarakat yang mengetahuinya.

        "Survei ini juga menunjukkan bahwa sebanyak 54,9% responden menyukai 'The New Prabowo' sementara 34% tidak suka," ujarnya.

        Menurut Ardian, hasil survei tersebut terkait The New Prabowo menjadi pekerjaan rumah bagi koalisi Prabowo-Sandiaga untuk semakin mempopulerkan di masyarakat.

        Hal itu menurut dia, The New Prabowo memberikan sentimen positif bagi elektabilitas Prabowo namun belum populer.

        Survei LSI Denny JA itu dilakukan pada 14-22 September 2018 dengan menggunakan metode tatap muka langsung menggunakan kuesioner terhadap 1.200 responden di 34 provinsi.

        Survei tersebut menggunakan metode "multistage random sampling" dengan "margin of error" kurang lebih 2,9%.?

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Vicky Fadil

        Bagikan Artikel: