Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Makin Berani Mantu SBY Ngerongrong Jokowi, Eh Langsung Dibully Netizen: Pansos, Tangkap!

        Makin Berani Mantu SBY Ngerongrong Jokowi, Eh Langsung Dibully Netizen: Pansos, Tangkap! Kredit Foto: Antara/Reno Esnir
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Istri Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Annisa Pohan, akhir-akhir ini ikut melemparkan kritik pedas terkait tata kelola pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19.

        Menurut menantu Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini, dirinya sangat kecewa lantaran perusahaan plat merah, Kimia Farma akan membuka layanan vaksin berbayar.  Baca Juga: Anak Buah Prabowo Minta SBY dan Keluarga Tidak Cerewet, Demokrat Balas Pakai Kata Penjilat

        Ia pun mengingatkan Pemerintah Joko Widodo agar tak melakukan rencana “busuk” dengan memberlakukan vaksin berbayar usai pembatalan.  Baca Juga: Seperti AHY, Hingga Kader Demokrat Habis Dikatain sama Mantan Anjing Penjaga SBY: Tolol Banget!

        “Ini baru ditunda, jangan sampai nanti dimulai tanpa ada ada penjelasan mengenai vaksin yang berbayar,” pintanya, Selasa (13/7).

        Karena itu, ia mengaku tidak habis pikir, di saat vaksinasi massal gratis masih bergulis, ada kelompok tertentu yang berusaha menjual vaksin ke rakyat.

        Namun, rencana tersebut berujung penundaan, dan Annisa menyebut segalanya masih bersifat tak pasti alias plin-plan.

        “Negara ini selalu begini, setelah rakyat merespons negatif akan satu isu baru, rencananya dibatalkan,” karanya, seperti dilansir Wartakota, Rabu (14/7/2021).

        Lanjutnya, ia pun menjelaskan rencana program vaksin gotong royong mulanya diperuntukan kepada perusahaan.

        Sambung dia, dengan konsep perusahaan membelinya, kemudian memberikannya secara cuma-cuma kepada karyawan.

        Namun, belakangan ada niat busuk yang coba dimainkan pemerintah dengan menjual vaksin secara langsung kepada rakyat.

        “Kenapa sekarang Kimia Farma malah menjual langsung ke target user (masyarakat secara individu)? Kalau alasan mempercepat, ya bisa digratiskan saja melalui Kimia Farma juga. (Pertanyaan ini) masih belum terjawab,” tuturnya.

        Karena hal tersebut, ia merasa heran dan bertanya tentang kondisi bangsa. Namun, jika kemudian ada pihak yang bisa memberi jawaban logis dan memang bertujuan untuk kepentingan rakyat, maka pihaknya pasti menerima dengan baik.

        “Kami tuh hanya bertanya, kalau ada jawaban yang masuk di logika dan memang untuk kepentingan rakyat, pasti akan terima dan bantu menjelaskan,” tuturnya.

        Sambungnya lagi, ia mengatakan hingga saat ini setiap kali melempar kritikan tidak ada pihak terkait yang memberi respons lugas.

        “Sejauh ini yang merespon banyakan Buzzer tidak nyambung atau kotor bahasanya. Sangat tidak mencerminkan objek yang dibelanya yang saya tahu santun,” tukasnya.

        Kontan saja, ucapan Annisa tersebut langsung direspons netizen, seperti dilihat dalam akun Facebok Mak Lambe Turah. 

        MLT: “Pansos????”

        Martopo Tan: “Tangkap saja biar tak berkicau lagi...!!!”

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Vicky Fadil

        Bagikan Artikel: