Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Kabar Buruk untuk Prabowo Subianto, Pengamat Nilai Sulit Rebut Suara Pendukung Jokowi

        Kabar Buruk untuk Prabowo Subianto, Pengamat Nilai Sulit Rebut Suara Pendukung Jokowi Kredit Foto: Instagram/Prabowo Subianto
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Pengamat politik Universitas Paramadina Septa Dinata mengatakan, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto sulit meraih suara pendukung Presiden Jokowi di Pilpres 2024.

        Septa berpendapat Prabowo yang masuk dalam kabinet Jokowi berusaha untuk mengambil suara dari kedua sisi yang terpolarisasi tajam sejak Pemilu 2009. Namun, Septa menyebut pilihan Prabowo itu tentu ada risikonya.

        Baca Juga: Pengamat Kuliti "Senjata" Anies Baswedan di Pilpres 2024! Ganjar, Prabowo dan Puan Mohon Siap-siap!

        Salah satunya, pendukung Prabowo dari kelompok kanan Islam tentu tidak lagi menemukan alasan untuk mendukungnya.

        "Kelompok ini (kelompok kanan Islam, red) menemukan sosok baru, yaitu Anies Baswedan," ujar Septa kepada GenPI.co, Selasa (5/4).

        Dosen Universitas Paramadina itu pun menegaskan Prabowo juga tidak bisa mengambil suara pendukung Jokowi. Menurutnya, pemilih yang bisa Prabowo ambil hanya terbatas pada kelompok pendukung yang moderat.

        Dia beranggapan kelompok garis keras Jokowi tetap akan sejalan dengan PDIP dan akan tetap mendukung sosok yang dianggap representatif baik secara figur maupun ideologis.

        Septa menyebut, sosok yang paling mungkin mendapatkan hati pendukung Jokowi saat ini adalah Ganjar Pranowo. "Ganjar Pranowo kader PDIP sekaligus Gubernur Jawa Tengah memiliki basis pendukung paling besar," kata Septa Dinata.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Puri Mei Setyaningrum

        Bagikan Artikel: