Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Badai Dahsyat Gak Serta-Merta Berlalu, Amerika Malah Dihantui Bakteri Pemakan Daging

        Badai Dahsyat Gak Serta-Merta Berlalu, Amerika Malah Dihantui Bakteri Pemakan Daging Kredit Foto: Reuters
        Warta Ekonomi, Washington -

        Negara bagian Florida paling tenggara Amerika Serikat melaporkan lonjakan kasus infeksi dan kematian akibat bakteri pemakan daging yang bernama "vibrio vulificus".

        Kasus ini muncul  setelah Badai Ian yang menyebabkan bencana banjir akibat badai di kawasan itu. Departemen Kesehatan Florida mengatakan Vibrio vulnificus adalah bakteri yang biasanya hidup di air laut yang hangat. 

        Baca Juga: Semua Unsur Harus Terlibat, Penanganan Bencana Jadi Tanggung Jawab bersama

        “Bakteri merupakan bagian dari kelompok vibrio yang disebut "halofilik" karena mereka membutuhkan garam. Ini adalah bakteri alami di air laut yang hangat dan payau," tambah badan itu.

        Menurut data, Florida telah melaporkan 65 kasus bakteri Vibrio vulnificus yang berbahaya tahun ini. Jumlah tersebut naik dibandingkan dengan hanya 37 kasus sebelum badai yang melanda negara bagian itu bulan lalu.

        Sebagian besar contoh baru bakteri mematikan ditemukan di Lee County, yang merupakan rumah bagi komunitas Fort Myers. Mahluk itu juga ditemukan di Pulau Sanibel, yang dihancurkan oleh Badai Ian.

        "DOH-Lee mengamati peningkatan abnormal dalam kasus infeksi Vibrio vulnificus sebagai akibat dari paparan air banjir dan genangan air setelah Badai Ian," kata juru bicara Departemen Kesehatan Lee County Tammy Soliz kepada CNN.

        Dia melanjutkan, sejak 29 September 2022, 26 kasus Vibrio vulnificus yang terkait dengan Badai Ian telah dilaporkan ke DOH-Lee. 

        Semua 26 kasus dikatakan  memiliki luka menular dengan paparan air banjir Badai Ian yang terjadi dari gelombang badai memasuki rumah mereka atau selama pos -pembersihan badai. Ada enam kematian di antara warga Lee County. 

        Departemen kesehatan telah memperingatkan bahwa Vibrio vulnificus dapat menyebabkan penyakit pada mereka yang makan makanan laut yang terkontaminasi.

        Mereka yang memiliki luka terbuka yang terkena air laut hangat yang mengandung bakteri juga berisiko. Menelan Vibrio vulnificus dapat menyebabkan muntah, diare, dan sakit perut.  

        Vibrio vulnificus juga dapat menyebabkan infeksi kulit ketika luka terbuka terkena air laut hangat; infeksi ini dapat menyebabkan kerusakan kulit dan bisul.

        "Orang dengan sistem kekebalan yang lemah, terutama mereka yang memiliki penyakit hati kronis, berisiko terkena infeksi, dan orang yang sehat dapat mengalami infeksi ringan," kata departemen kesehatan dalam rilisnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Muhammad Syahrianto

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: