Diungkap Trump, Amerika Serikat Makin Optimistis Aneksasi Kuba
Kredit Foto: Istimewa
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengungkapkan bahwa pihaknya semakin optimistis akan mengambil alih kendali atas Kuba. Hal ini menyusul ketegangan antara kedua negara di Benua Amerika.
Dikutip dari Reuters, Trump mengatakan dirinya merasa akan memiliki kehormatan untuk mengambil alih Kuba. Padahal sebelumnya ia mengumumkan potensi tercapainya kesepakatan antara Washington dan Havana.
Baca Juga: 200 Prajurit Amerika Serikat Jadi Korban Perang Lawan Iran
Trump sebelumnya menyatakan bahwa pemerintahannya membuka peluang dialog dengan Kuba. Namun ia juga tidak menutup kemungkinan mengambil langkah lain jika negosiasi tidak menghasilkan kesepakatan yang diharapkan.
Trump sendiri menegaskan bahwa prioritas pemerintahannya saat ini masih tertuju pada konflik dengan Iran. Hal tersebut sedikit memberikan ruang dalam potensi konflik lebih besar antara Kuba dan Amerika Serikat.
Hubungan Amerika Serikat dan Kuba sendiri selama puluhan tahun dikenal penuh ketegangan. Kedua negara kerap berselisih terkait sanksi ekonomi, isu migrasi, serta kebijakan keamanan regional.
Situasi tersebut membuat sekutu regional dan investor internasional memantau perkembangan hubungan kedua negara dengan cermat. Setiap perubahan kebijakan dinilai berpotensi mempengaruhi stabilitas politik dan ekonomi kawasan Karibia.
Baca Juga: Diserang Amerika Serikat, Trump Ungkap Nasib Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei
Pemerintah Amerika Serikat juga baru-baru ini meningkatkan tekanan ekonomi terhadap Kuba. Trump memperingatkan bahwa pihaknya dapat memberlakukan tarif terhadap negara mana pun yang menjual minyak ke Havana. Kebijakan tersebut menambah ketegangan dalam hubungan kedua negara yang selama ini sudah kompleks dan sensitif secara geopolitik.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Aldi Ginastiar
Tag Terkait: