Kredit Foto: Istimewa
Produsen kendaraan listrik asal China, Changan Automobile, bersiap meluncurkan fase kedua produksi mobil listrik baterai (BEV) di Thailand pada kuartal pertama tahun 2026.
Langkah ini dimaksudkan untuk memperkuat ambisinya di salah satu pasar kendaraan listrik yang tumbuh paling pesat di Asia Tenggara.
"Kami akan mulai menjual BEV pada bulan April," kata Manajer Changan International Corporation, Atthawit Techawiboonwong, disitat dari Bangkok Post.
Changan Thailand menetapkan kapasitas produksi tahunan untuk fase kedua sebesar 100.000 unit, sesuai dengan target produksi fase pertama yang berlangsung hingga tahun 2025.
"Kedua fase tersebut akan meningkatkan total kapasitas kami menjadi 200.000 unit per tahun," kata Atthawit.
Changan melaporkan penjualan sekitar 12.000 unit antara Januari dan November 2025, naik dari 7.000 unit pada periode yang sama tahun 2024. Perusahaan menetapkan target penjualan 2026 sebesar 15.000 unit.
Ia mengatakan Changan sedang bersiap untuk menyesuaikan rencana produksinya setelah subsidi EV3.0 dan EV3.5 dari pemerintah Thailand berakhir.
Sementara itu, perusahaan induknya di Tiongkok sedang menjalani restrukturisasi setelah pemerintah Tiongkok mengakuisisi saham di Changan sebagai bagian dari upaya untuk menstabilkan sektor kendaraan listrik yang menghadapi persaingan ketat dan tekanan keuangan.
Baca Juga: Mobil Listrik Super Duper Mewah dari Jaguar ini Diprediksi Tidak Akan Laku
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ferry Hidayat
Editor: Ferry Hidayat
Tag Terkait: