Kredit Foto: Istimewa
Jaguar ingin keluar dari bayang-bayang BMW dan mengejar Bentley dengan terus bergerak ke pasar kelas atas melalui rebranding yang berani.
Demikian pandangan dari pengamat otomotif Motor 1, Jordi Ural dan menegaskan kalau Jaguar sepertinya mulai tahun ini akan mengucapkan selamat tinggal pada mesin pembakaran internal (ICE) untuk selamanya dan beralih ke kendaraan listrik (EV).
Surat kabar bisnis Jerman Automobilwoche mengutip sumber agen penjualan merek mobil premium mengungkapkan bahwa Jaguar tampak diliputi masa depan yang belum pasti:
"Sejujurnya, saat ini tidak ada alasan bisnis untuk merek ini. Kami telah menandatangani bahwa kami ingin melanjutkan dengan Jaguar di masa depan. Namun, kami ingin mengetahui strategi masa depan Jaguar. Kemudian kita dapat memutuskan apakah itu cocok atau tidak," kata sumber otoritatif tersebut.
Baca Juga: Mobil Listriknya Dijual dengan Harga Rp479 Juta, GAC AION Mengklaim ini Cocok untuk Nge-Grab
Sementara itu, CEO Asosiasi Dealer Jaguar dan Land Rover Jerman Andreas Everschneider mengaku optimis, namun tetap ia juga bersikap berhati-hati.
"Awal baru ini adalah sebuah peluang. Tetapi kami tidak tahu apa yang diharapkan, seberapa besar pasarnya, atau pelanggan mana yang akan membeli kendaraan ini," katanya.
Hal senada diungkapkan oleh Direktur Glinicke British Cars Salvatore Colangelo yang mengaku kalau produk Jaguar yang akan datang memang keren, tetapi ia tidak yakin akan target pasarnya.
"Merek, desain, dan teknologi model Jaguar baru ini istimewa. Pertanyaannya, siapa yang mau beli Jaguar?," jelasnya.
Untuk diketahui, mobil listrik Jaguar Type 00 EV telah diperkenalkan ke publik dan ini adalah model baru pertama Jaguar yang akhirnya dikenalkan lebih dari satu dekade.
Jaguar tetap menempatkan Type 00 EV ini sebagai mobil listrik kelas atas, ultra-premium, dengan harga yang tidak pas untuk kaum mendang-mending.
Jaguar sendiri belum membocorkan spesifikasi mobilnya tersebut dan tidak juga memberikan bocoran harganya, tapi yang pasti sangat mahal.
Mobil ini dirancang untuk menghadapi pesaing-pesaing mewah seperti Bentley dan Rolls-Royce.
Diprediksi Jaguar sudah mulai melakukan produksi Type 00 pada akhir tahun lalu dan diperkirakan akan mulai dijual untuk model tahun 2026 atau 2027.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Ferry Hidayat
Tag Terkait:
Advertisement