Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Bos UDNG Klarifikasi Isu Akuisisi oleh Hashim Djojohadikusumo dan Northstar

        Bos UDNG Klarifikasi Isu Akuisisi oleh Hashim Djojohadikusumo dan Northstar Kredit Foto: Rahmat Dwi Kurniawan
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        PT Agro Bahari Nusantara Tbk (UDNG) angkat bicara menanggapi kabar yang menyebut Perseroan akan diakuisisi oleh Hashim Djojohadikusumo dan Northstar. Manajemen menegaskan hingga saat ini belum ada perubahan pengendali maupun kesepakatan resmi terkait penjualan saham.

        "Saat ini Pemegang saham pengendali (PSP) Perseroan belum mengalami perubahan. Sepanjang sepengetahuan Perseroan, PSP Perseroan belum menandatangani perjanjian yang definitif terkait penjualan sahamnya pada Perseroan kepada pihak lain," kata Direktur Utama UDNG, Vincent Lukito, dikutip dari keterbukaan informasi, Rabu (21/1). 

        Vincent juga menegaskan bahwa Perseroan tidak mengetahui adanya rencana pengambilalihan yang dikabarkan akan mengubah sektor usaha UDNG dari perikanan menjadi infrastruktur digital. Begitu pula dengan jadwal atau timeline rencana akuisisi saham, Perseroan mengaku belum memperoleh informasi apa pun terkait hal tersebut.

        Dari sisi operasional, Vincent memastikan aktivitas usaha masih berjalan normal.

        Baca Juga: Akuisisi Rampung, Emiten Konstruksi (ASLI) Punya Pengendali Baru

        "Perseroan dapat menjelaskan, bahwa Tambak Udang yang dimiliki Perseroan saat ini beroperasional dan sedang menjalankan siklus budidaya udang vannamei," ujar Vincent.

        Ia menambahkan, hingga saat ini tidak terdapat informasi atau kejadian penting lainnya yang bersifat material dan berpotensi memengaruhi kelangsungan usaha maupun pergerakan harga saham Perseroan.

        "Belum terdapat informasi atau kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi kelangsungan hidup Perseroan serta dapat mempengaruhi harga saham Perseroan selain dari informasi yang telah diungkapkan oleh Perseroan," pungkas Vincent.

        Baca Juga: Agro Yasa Lestari (AYLS) Diakuisisi Senilai Rp39,84 Miliar, Sahamnya Terbang!

        Sebagai latar belakang, isu akuisisi UDNG mencuat seiring kabar kolaborasi strategis antara Arsari Group milik Hashim Djojohadikusumo, Indosat Ooredoo Hutchison (ISAT), dan investor global Northstar Group.

        Ketiganya telah memformalkan entitas baru di sektor infrastruktur telekomunikasi berbasis serat optik bernama FiberCo dengan valuasi mendekati Rp14,6 triliun.

        Dalam kerja sama tersebut, Indosat disebut berencana memisahkan hampir seluruh aset fiber optik domestiknya. Entitas baru itu nantinya akan beroperasi sebagai platform infrastruktur fiber optik independen dan berakses terbuka (open-access). 

        Manajemen Indosat menyatakan bahwa investor akan melaksanakan pengambilalihan atas suatu perusahaan tertutup secara tidak langsung melalui perusahaan terbuka yang sahamnya tercatat di BEI. Terkait kelanjutan skema transaksi, Indosat menyatakan keputusan lanjutan akan ditentukan kemudian.

        Baca Juga: Bursa Asia Tertekan, Investor Cemas Soal Ancaman Tarif Trump

        Baca Juga: Purbaya Bantah Keraguan Indepedensi BI Terkait Pencalonan Ponakan Prabowo

        "Transaksi tersebut akan mengakibatkan Para Pihak menjadi pemegang saham secara langsung di PT Tbk dan selanjutnya PT Tbk akan memiliki mayoritas saham di dalam Perusahaan Target," kata manajemen.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Belinda Safitri
        Editor: Belinda Safitri

        Bagikan Artikel: